• Rabu, 29 Juni 2022

Kemendag Kembali Segel Kantor Robot Trading Berkedok MLM PT DNA PRO Akademik

- Sabtu, 29 Januari 2022 | 15:25 WIB
Kemendag saat melakukan penyegelan kembali PT DNA  Pro Akademik Karena membuka segel
Kemendag saat melakukan penyegelan kembali PT DNA Pro Akademik Karena membuka segel

infosumsel.ID - Kementerian Perdagangan (kemendag) Kembali melakukan Penyegelan Kantor Robot Trading bersama Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Markas Besar (Mabes) Polri, Jumat (28/1/2022).

Pelaku Usaha Robot Trading PT DNA Pro Akademik investasi berkedok Multi Level Marketing (MLM) melakukan pembangkang dengan membuka segel dan melakukan aktivitas di kantor yang disegel sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari berbagai usaha yang dapat merugikan masyarakat luas.

“Setelah kami lakukan pengawasan berdasarkan informasi yang kami terima, segel penutupan PT DNA Pro Akademik terbukti dilepas. Untuk itu, Kemendag bersama Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri menindak tegas PT DNA Pro Akademik dengan menyegel kembali kantor perusahaan tersebut. Implikasi pidananya kami serahkan kepada penegak hukum lainnya,” tegas Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag Veri Anggrijono, dalam siaran press diterima infoumsel, sabtu (29/1/2022).

 Baca Juga: OJK Sangat Sayangkan Masih Ada Masyarakat Percaya Investasi Bodong

Dilakukan penyegelan kembali kantor PT DNA Pro Akademik ini karena melakukan usaha penjualan expert advisor/robot trading tak berizin serta melakukan tindakan pembangkang dengan membuka segel dan beredar di media sosial PT DNA melakukan kegiatan usahannya. Ditegaskan Veri, PT DNA Pro Akademik telah melakukan pelanggaran serius. Perusahaan robot trading ini tidak memiliki izin sesuai dengan bidang usahanya.

"PT DNA Pro Akademi diduga telah melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014
tentang Perdagangan, yaitu menjalankan kegiatan usaha penjualan expert advisor/robot trading dengan menggunakan sistem multi level marketing (MLM) atas dasar legalitas berupa nomor induk berusaha (NIB) dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 47999 (perdagangan eceran bukan di toko, kios, kaki lima, dan los pasar lainnya) yang belum berlaku secara efektif, terverifikasi, atau tidak memiliki izin usaha penjualan langsung dari Kemendag," ujarnya.

Baca Juga: Alnaura Karima Prameseti Selebgram Palembang Ditetapkan Tersangka Kasus Investasi Bodong

Veri menjelaskan, berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, kegiatan usaha penjualan langsung termasuk dalam kategori risiko tinggi.

"Sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja-Sektor Perdagangan, pelaku usaha penjualan langsung yang tidak memiliki perizinan berusaha dapat dihukum pidana," ujar Veri.

Baca Juga: Kemendag Catat Pengaduan Konsumen di 2021 Sebanyak 9392

Tindakan tegas ini, lanjut Veri, dilakukan guna memberikan efek jera kepada pelaku usaha sekaligus memberikan contoh agar pelaku usaha menaati aturan.

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Mobil SUV Terbaik yang Dipasarkan di Indonesia

Kamis, 23 Juni 2022 | 06:30 WIB
X