• Rabu, 10 Agustus 2022

KemenkopUKM Hadirkan New PLUT Untuk Mengembangkan Koperasi dan UMKM Serta Ciptakan Entrepreneur

- Senin, 31 Januari 2022 | 09:44 WIB
 Adanya New PLUT ini jadi solusi bagi penyediaan program unggulan bagi pelaku usaha karena di dalamnya terdapat inkubasi, konsultasi, bussiness matching, hingga showcase bagi produk UMKM atau Entrepreneur baru
Adanya New PLUT ini jadi solusi bagi penyediaan program unggulan bagi pelaku usaha karena di dalamnya terdapat inkubasi, konsultasi, bussiness matching, hingga showcase bagi produk UMKM atau Entrepreneur baru

infosumsel.ID - Mengembangkan Koperasi dan UMKM serta menciptakan entrepreneur produktif, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) hadirkan New PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu).

New PLUT merupakan implementasi dari PP 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM. Atas Hal tersebut KemenkopUKM terkait upaya meningkatkan jumlah entrepreneur dan mendorong UMKM naik kelas.

Baca Juga: Kemenkop UKM Libatkan UMKM di Ajang MotoGP Mandalika 2022

"Dengan program baru yang sudah didesain tersebut, diyakini New PLUT akan mampu mengakselerasi jumlah pelaku usaha mikro untuk naik kelas menjadi usaha menengah dan besar," kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dikutip dari KemenkopUKM, Senin (31/1/2022).

Dikatakan Teten, Ekonomi Indonesia saat ini didominasi usaha mikro tercatat pelaku usaha mikro mencapai 99,6 persen. Pihaknya akan terus berupaya keras untuk mengurangi jumlah pelaku usaha mikro dari informal menjadi formal dengan program - program pelatihan yang sifatnya konvensional harus ditinggalkan.

Baca Juga: Kemenkop Bentuk Satgas Penanganan Koperasi Bermasalah

"Adanya New PLUT ini jadi solusi bagi penyediaan program unggulan bagi pelaku usaha karena di dalamnya terdapat inkubasi, konsultasi, bussiness matching, hingga showcase bagi produk UMKM atau Entrepreneur baru, " ujarnya.

Lanjutnya pendekatan melalui model inkubasi diharapkan mampu melahirkan enterprenuer baru yang berkualitas. Ia menegaskan, Pemerintah perlu melahirkan the future SME yang mampu bersaing baik di pasar domestik maupun pasar global.Untuk dapat bersaing, lanjut Menteri Teten, entrepreneur produktif harus diciptakan.

Baca Juga: Kemenkop Targetkan 30 Juta UMKM Bergabung Platform Digital di 2024

Pemerintah menargetkan jumlah rasio kewirausahaan mencapai 3,95 persen persen di tahun 2024, dimana saat ini yang baru mencapai 3,55 persen dari total penduduk Indonesia. Untuk mencapai target itu maka telah terbit Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan yang resmi berlaku pada 3 Januari 2022 lalu.

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPR RI Dorong Pembangunan Kawasan Industri

Sabtu, 21 Mei 2022 | 21:27 WIB
X