• Rabu, 10 Agustus 2022

Realisasi Capaian Investasi Industri Manufaktur Melebih Target Kemenperin Sebesar Rp290 Triliun

- Selasa, 1 Februari 2022 | 14:30 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasmita menyebutkan invinvestasi sektor manufaktur di 2021 tembus target dari yang diproyeksikan.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasmita menyebutkan invinvestasi sektor manufaktur di 2021 tembus target dari yang diproyeksikan.

infosumsel.ID - Realisasi capaian investasi manufaktur sepanjang tahun 2021 melebihi target yang proyeksikan Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasmita mengatakan investasi sektor manufaktur di 2021 tembus target dari yang diproyeksikan oleh Kementerian Perindustrian sebesar Rp280 triliun hingga Rp290 triliun.

Baca Juga: Cara Kemenperin Hindari Praktik KKN di Wilayah Satuan Kerja (Satker)

"Sepanjang tahun 2021, investasi sektor manufakturmenembusRp325,4 triliun, naik sebesar 19% dari tahun 2020 yang jumlahnya Rp272,9 triliun. Angka tersebut melewati target capaian investasi manufaktur yang telah diproyeksikan sebesar Rp280 triliun hingga Rp290 triliun," kata Agus, Senin (31/1/2022).

lanjutnya, melebih target capaian ini menjadi sinyal penting perekonomian Indonesia karena investor masih melihat bahwa Indonesia is good for business and investment.

Baca Juga: Kemenperin Dorong Pelaku IKM Patenkan Merek Dagang Lewat HKI

Berdasarkan data Kementerian Investasi/Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), capaian investasi sebesar Rp325,4 triliun tersebut terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp94,7 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar USD15,8 miliar.

"Dari angka tersebut, subsektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya mencatatkan porsi investasi terbesar, yaitu Rp117,5 triliun, atau berkontribusi 13,0% dari total investasi sepanjang 2021." ujarnya.

Baca Juga: Kemenperin : Kinerja Penjualan Mobil Meningkat 113 Persen

Kemudian, realisasi investasi tersebut sebagian besar tersebarke lima wilayah di tanah air, yakni paling besar di Jawa Barat sebesar Rp136,1 triliun atau sebesar 15,1%, DKI Jakarta Rp103,3 triliun atau sebesar 11,5%, Jawa Timur Rp79,5 triliun atau sebesar 8,8%, Banten Rp58 triliun atau sebesar 6,4%, Riau Rp53 triliun atau sebesar 5,9%.

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Sumber: kemenperin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X