• Sabtu, 13 Agustus 2022

Setelah Pertamax, Sinyal Kuat Harga Pertalite Bakal Naik Rp9000

- Sabtu, 16 April 2022 | 13:51 WIB
PT Pertamina Patra Niaga pastikan stok BBM jenis Pertalite aman 15 hari kedepan (Dok Pertamina)
PT Pertamina Patra Niaga pastikan stok BBM jenis Pertalite aman 15 hari kedepan (Dok Pertamina)

infosumsel.ID - Sinyak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia kembali berhembus. Kali ini, pemerintah akan menaikkan harga BBM jenis RON 90 atau Pertalite.

Dari informasi yang berhasil dihimpun infosumsel.id dari berbagai sumber, dalam rapat Kerja bersama Kementrian Enegi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Komisi VII DPR pada Rabu 13 April 2022 kemarin, akan ada penyesuaian harga Pertalite dan Solar merupakan langkah jangka menengah-panjang pemerintah dalam menghadapi harga minyak dunia yang mencapai lebih dari US$100 per barrel.

Dimana, dari kabar yang beredar, harga pertalite yang saat ini berada di angka Rp7.650 akan naik di kisaran harga Rp9.000.

Baca Juga: Ini Isi Perpres Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM

Baca Juga: Pastikan Stok Pertalite Aman, Pertamina Ajak Masyarakat Gunakan Pertamax

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan tidak mengetahui hal tersebut.

"Tidak ada info. Untuk Pertalite sekarang jadi kebijakan dari Pemerintah," ungkapnya saat dihubungi infosumsel.id, Sabtu 16 April 2022.

Sementara itu, dilansir dari halaman resminya, Menteri ESDM, Arifin Tasrif melalui Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi tidak menampik terkait kenaikan minyak dunia yang lebih banyak membebani APBN baik untuk subsidi dan kompensasi BBM dan LPG.

Baca Juga: Kemenlu AS Sebut Banyak Pelanggaran HAM di Indonesia Karena Aplikasi Pedulilindungi

Dimana, saat ini harga minyak mentah Indonesia atau ICP pun meningkat lebih dari US$100 per barel. Bahkan ICP bulan Maret 2022 mencapai US$113,5 per barel. Sementara, rata-rata Januari hingga April 2022 adalah US$99,19 per barel.

Halaman:

Editor: Raden Mohd Solehin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPR RI Dorong Pembangunan Kawasan Industri

Sabtu, 21 Mei 2022 | 21:27 WIB
X