• Selasa, 6 Desember 2022

Airlangga Prediksi Nilai Ekonomi Digital Indonesia Naik Dua Kali Lipat, Ekonom: Karena UU PDP

- Selasa, 20 September 2022 | 20:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers mengenai RCEP Indonesia-Singapura, Selasa (30/8/2022).  (Primus Dorimulu)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers mengenai RCEP Indonesia-Singapura, Selasa (30/8/2022). (Primus Dorimulu)

UU PDP Bikin Konsumen Semakin Nyaman Bertransaksi Digital

infosumsel.ID - Dengan disahkannya Undang Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) oleh DPR RI, program akselerasi transformasi digital yang digaungkan Menteri Koordknator atau Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto untuk mendukung peningkatan Ekonomi Digital Indonesia di masa mendatang akan segera terwujud.

Menurut Ekonom INDEF, Nailul Huda, keberadaan UU PDP yang telah disahkan DPR RI, akan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia sesuai keinginan Airlangga Hartarto.

Dimana, apa yang diharapkan dari transaksi keuangan dan bisnis, menjadi lebih aman dan nyaman akan terwujud.

Baca Juga: Beda dengan Nagita Slavina, Ashanty Belum Izinkan Arsy Masuk Pesantren karena Hal Ini

“Konsumen akan lebih aman dan lebih bersedia bertransaksi lebih banyak di platform yang menjamin keamanan data mereka. Makanya secara tidak langsung berdampak pada perekonomian melalui konsumsi yang lebih banyak," ujarnya dalam perbincangan hari ini, 20 September 2022.

Menurut Nailul, meski tidak sepenuhnya terlindungi, jika ada kebocoran, kita bisa menuntut pihak ketiga. “Akhirnya menjadi disinsentif bagi pihak ketiga jika data tersebut bocor. Kemudian mereka akan memperkuat keamanan datanya," kata Nailul.

Baca Juga: Hotman Paris Diamuk Istri dan Anak Jika jadi Kuasa Hukum Ferdy Sambo: Saya Pusing Lagi

Kemudian untuk mengawal proses ini, Nailul mengusulkan agar dibentuk badan pengawas independen. “Badan pengawas perlindungan data pribadi seperti wasit memutuskan bersalah atau tidaknya pihak ketiga dalam kasus kebocoran data pribadi kami. Jadi kita sangat membutuhkan wasit yang lebih independen karena kasus kebocoran juga terjadi di platform milik pemerintah,” jelas Nailul.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan potensi ekonomi digital di Indonesia.

Halaman:

Editor: Raden Mohd Solehin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X