• Senin, 27 Juni 2022

Ini Perjuangan dan Tantangan Dinsos Untuk ODGJ

- Kamis, 20 Januari 2022 | 21:10 WIB
ODGJ di Dinsos Empat Lawang ( Foto: Muttaqien Alfarisi/infosumsel.ID)
ODGJ di Dinsos Empat Lawang ( Foto: Muttaqien Alfarisi/infosumsel.ID)

infosumsel.ID - Perjuangan petugas di Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, membantu para Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di ‘Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati’, untuk dapat direhabilitasi bukan tanpa tantangan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, Eka Agustina melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, Rendra Ardiyansah menyebut, selain kendala anggaran, beberapa kendala teknis di lapangan, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas untuk bisa membawa ODGJ ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk menjalani rehabilitasi.

“Kita pernah ditolak pihak keluarga dari ODGJ itu sendiri untuk membawanya ke RSJ dan itu ada beberapa kali,” ungkap Rendra.

Meski beberapa kali dibujuk, kata Rendra, pihak keluarga ODGJ itu tetap tidak mau membantu, bahkan ada yang sempat mengeluarkan kata-kata ancaman ke petugas bila memaksa anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa tersebut, ke RSJ.

“Sementara mirisnya, ODGJ itu dibiarkan berkeliaran tanpa ada perhatian dari pihak keluarganya. Tentu ini kita sangat sesalkan itu,” terang Rendra.

Rendra menyebut, oknum dari pihak keluarga ODGJ itu, sering kali beralasan, bahwa anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa itu, bukan sengaja diepaskan begitu saja, namun kabur saat dikurung dari rumah. Alasan lain, ODGJ itu tidak mengganggu orang lain.

“Ya begitulah, mereka bantah tapi faktanya dibiarkan saja. Saat kita minta untuk direhab, justru mereka tidak mau memberikan data KTP atau KK, dengan alasan macam-macam,” jelasnya.

Padahal sambung Rendra, untuk menyembuhkan ODGJ itu, sangat dibutuhkan peran dari keluarga ODGJ itu sendiri. Dinsos sambung Rendra, hanya memfasilitasi, dan jika tidak ada biaya, Dinsos siap membantu pengobatan ODGJ itu.

“Namun nyatanya, minta data ODGJ itu saja kita tidak diberi. Lalu, bagaimana kami bisa bertindak,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Intan Sriwidari

Terkini

X