• Senin, 27 Juni 2022

Anies Diminta Bertanggung Jawab ke KPK Terkait Masalah Formula E

- Sabtu, 19 Februari 2022 | 17:13 WIB
Kelompok massa tergabung dalam Gerakan Satu Padu (SAPU) Lawan Koruptor Formula E berunjuk rasa didepan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Rabu (16/2/2022).
Kelompok massa tergabung dalam Gerakan Satu Padu (SAPU) Lawan Koruptor Formula E berunjuk rasa didepan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Rabu (16/2/2022).

infosumsel.ID - Sebagai pencetus , Anies diminta untuk mempertanggung jawabkan berbagai masalah yang dihadapi terkait dugaan penyimpangan dalam proyek Formula E.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi ,(KPK) memeriksa Anies terkait proyek Formula E, Sabtu 19 Februari 2022.

Baca Juga: Ga Ada Habisnya!! Politisi PDI-P dan PSI Terus Persoalkan Formula E yang Digagas Anies

Baca Juga: Ini 5 Deretan Artis Transgender Hidup Dengan Tampilan Wanita, Meninggal Kembali Lagi Jadi Laki-laki

"KPK perlu memeriksa Anies Baswedan, karena dia pintu gerbang yang ideal bagi KPK untuk membongkar kotak pandora dugaan korupsi Formula E," terangnya dilansir infosumsel.ID dari Info Indonesia.

Menurut Hari, ada banyak persoalam yang terjadi pada pelaksanaan proyek Formula E yang digagas Anie Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: PDIP : JIS Tak Hanya Karena Anies, Tapi Juga Karena Ahok dan Jokowi

Dimana, KPK harus mendalami dugaan penyimpangan APBD DKI Jakarta senilai Rp180 miliar sebagai uang komitmen atau commitment fee Formula E.

"Jadi KPK harus mengejar ijon keterlibatan Formula E Operation (FEO) dalam proses ini. Apalagi, anggaran sudah dikeluarkan sementara peraturan daerah (Perda) belum selesai dibentuk," ulasnya.

Baca Juga: Khalid Basalamah Sudah Minta Maaf, Ini Respon Sandy Tumiwa

Halaman:

Editor: Raden Mohd Solehin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X