• Rabu, 10 Agustus 2022

Negara Anggota G20 Sepakat Mendukung Empat Agenda Prioritas Bidang Pendidikan

- Sabtu, 19 Maret 2022 | 22:00 WIB
Ketua G20 EdWG Iwan Syahril saat berfoto bersama delegasi dari Negara Anggota G20 usai pertemuan perdana G20 EDWG. ( (Foto : Kemendikbud)
Ketua G20 EdWG Iwan Syahril saat berfoto bersama delegasi dari Negara Anggota G20 usai pertemuan perdana G20 EDWG. ( (Foto : Kemendikbud)

infosumsel.ID - Negara Anggota G20 berkomitmen untuk mendukung empat agenda prioritas bidang pendidikan dengan tujuan menjadi solusi bersama untuk bangkit dari situasi Pandemi.

Adapun empat agenda prioritas bidang pendikan yang didukung Negara Anggota G20 yakni Pendidikan Berkualitas untuk Semua, Teknologi Digital dalam Pendidikan, Solidaritas dan Kemitraan, serta Masa Depan Dunia Kerja Pasca COVID-19.

Komitmen Negara Anggota G20 itu saat menutup rangkaian agenda pertemuan pertama Education Working Group (EdWG) G20 tahun 2022 yang dipimpin Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.

Baca Juga: Presidensi G20 Kemenkeu Fokus Tiga Agenda Ini di Financial Track

Ketua G20 EdWG Iwan Syahril menyatakan bahwa Indonesia telah memperkuat ajakan kepada Negara Anggota G20, negara undangan khusus, organisasi internasional, serta kelompok kerja dan kelompok pelibatan G20 terkait untuk bergotong royong menciptakan pendidikan yang berkualitas.

"Negara Anggota G20 menyepakati komitmen untuk mendukung empat agenda prioritas bidang pendidikan yang diharapkan dapat menjadi solusi bersama untuk bangkit dari situasi pandemi," katanya, Jumat (18/3/2022) di Jogyakarta dikutip dari kemdikbud.go.id.

Dikatakan Iwan Syarhril, Sebagaimana Indonesia yang menyampaikan tantangan selama pandemi dan berbagi praktik baik terobosan Merdeka Belajar untuk memulihkan dunia pendidikan.

Baca Juga: Ini Sosok Pawang Hujan MotoGP dipercaya Modifikasi Cuaca di Sirkuit Mandalika

Pada pertemuan pertama EdWG G20, para delegasi G20 juga berbagi inisiatif, strategi, sekaligus tantangan yang dihadapi dalam mengakselerasi kualitas pendidikan.

“Indonesia berbagi praktik baik terobosan Merdeka Belajar untuk pemulihan pendidikan, di mana sejumlah negara juga telah melakukan praktik-praktik yang selaras dengan apa yang dilakukan Kemendikbudristek melalui Merdeka Belajar,” ujar.

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Sumber: Kemendikbudristek

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X