• Kamis, 11 Agustus 2022

Pemilik Rendang Babi Meminta Maaf Usai Viral Menduplikasikan makanan khas Padang Rendang

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 21:30 WIB
Sergio penjual rendang babi meminta maaf di Polsek Kelapa Gading
Sergio penjual rendang babi meminta maaf di Polsek Kelapa Gading

infosumsel.ID - Usai viral di media sosial, Sergio pemilik usaha Brand Babiambo yang menjual rendang babi yang menduplikasi makanan khas Padang Rendang meminta maaf kepada masyarakat.

Hal tersebut, diungkapkan Sergio penjual rendang babi saat dipanggil pihak kepolisian Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat 10 Juni 2022

Penjual rendang babi yang menduplikasikan makanan khas Padang Rendang mengakui awal dirinya menjual produk tersebut saat awal Pandemi Covid 19 di Maret 2022, dirinya mencari peluang bisnis yang bisa ditekuni.

Baca Juga: Viral ada Rendang Babi di Restoran Babiambo, Ketua Gebu Minang Bereaksi

Muncul ide membuat usaha online non halal Padang food ini. Cuma itu awalnya, tidak ada niatan dia melecehkan suku tertentu.

"Saya pribadi mewakili brand sebelumnya yang disebut Babiambo yang pernah beroperasi selama berapa bulan ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya buat teman-teman atau saudara-saudara saya yang mungkin merasa tersinggung atau mungkin saya berniat seperti melecehkan, tapi sama sekali tidak," kata Sergio

Menurut Sergio, saat mulai usaha kuliner dulu, dia punya beberapa menu. Namun akhirnya, nasi padang babi jadi andalan utamanya.

Baca Juga: Herman Deru : BRT, Feeder Gratis Mudahkan Integrasi ke Stasiun LRT

"Ada menu lainnya, cuma memang kalau kita jualan gitu kan harus mikirin juga apa sih nilai jualnya, nilai produk sense-nya gitu ya, supaya komplet di market waktu itu kita pikir mungkin ini bisa dicoba nih. Mencoba inovasi tanpa memiliki tujuan sebenarnya untuk menyinggung suku-suku tertentu, itu yang sangat disayangkan sebenarnya kita mungkin dengan keterbatasan pandangan sejauh itu, pada saat itu kita hanya memikirkan ini adalah inovasi dan ini adalah peluang yang layak dicoba," aku dia.

Ia menambahkan, "Ini pure hanya saya mencoba usaha. Jadi, bukan maksud saya buat menghina siapa pun."

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X