• Selasa, 6 Desember 2022

Tragedi Berdarah dalam Sejarah Sepak Bola Indonesia, 127 Orang Dinyatakan Meninggal di Stadion Kanjuruhan

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:11 WIB
Korban meninggal mencapai 127 orang atas kerusuhan di stadion Kanjuruhan (Twitter @PSSI)
Korban meninggal mencapai 127 orang atas kerusuhan di stadion Kanjuruhan (Twitter @PSSI)

infosumsel.ID - Tragedi berdarah mencoreng muka persepakbolaan Indonesia pasalnya tadi malam 127 orang dikabarkan meninggal dunia akibat kericuhan usai laga Arema versus Persebaya di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Indonesia.

Sepanjang sejarah sepak bola Indonesia korban meninggal dunia akibat kericuhan usai pertandingan bola ini merupakan sejarah terburuk sebagai tragedi berdarah yang mengakibatkan 127 orang meninggal dunia.

Pada tragedi berdarah sepak bola indonesia ini sangat memprihatinkan, banyak korban berjatuhan akibat salah satu klub kecintaan mereka kalah hingga banyak korban yang berjatuhan.

Baca Juga: Ucapan Duka Ridwan Kamil untuk 127 Korban Tragedi Kanjuruhan, Imbau Pertandingan Jangan Digelar Malam Hari

Senagaimana dikutip infosumsel.ID dari berbagai sumber, kericuhan para supporter bola ini usai Persebaya mengalahkan Arema malang dengan skor 3-2 di stadion Kanjuruhan Malang kemarin 1 Oktober 2022.

"Jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 127 orang, sementara korban luka-luka mencapai 180 orang," ungkap Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afina dalam konferensi pers di Malang 2 Oktober 2022.

Selain pilu korban meninggal terbanyak sepanjang sejarah sepak bola indonesia ini akan menjadi sejarah kelam dunia sepak bola khususnya di Indonesia.

Baca Juga: Najwa Shihab Turut Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Minta Semua Diusut Tuntas: Hukum yang Bersalah

Tragedi Kanjuruhan ini merupakan tragedi sepak bola terpilu nomor 2 di dunia, setelah peristiwa pilu sepak bola menewaskan 328 orang di Estadio Nacional, Lima, Peru pada 24 Mei 1964 silam.

Halaman:

Editor: Mela Puspita

Sumber: Berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X