• Selasa, 6 Desember 2022

Gas Air Mata yang Tewaskan Penonton di Stadion Kanjuruhan Diklaim Sesuai SOP, Ini Alasan Polisi Melakukannya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 21:52 WIB
Polisi mengungkap alasan menembakan gas air mata hingga banyak korban saat kericuhan di stadion Kanjuruhan (Twitter)
Polisi mengungkap alasan menembakan gas air mata hingga banyak korban saat kericuhan di stadion Kanjuruhan (Twitter)

 

infosumsel.ID - Kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan hingga tewasnya penonton pada Sabtu, 1 Oktober 2022 jiwa akibat tembakan gas air mata oleh Polisi kini berbuntut panjang. Polisi beralasan tindakan mereka sesuai SOP.

Polisi menilai tindakan tembakan gas air mata yang mereka lakukan telah sesuai dengan Standard Operating Procedure atau SOP pengamanan saat menanggulangi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan hingga tewaskan penonton yang ada di tribun.

Tewasnya penonton di Stadion Kanjuruhan tercatat sementara 127 korban jiwa, dua di antaranya anggota Polisi. Jumlah korban tembakan gas air mata yang menurut Polisi sesuai SOP ini bisa bertambah sebab 180 orang lainnya yang masih dalam perawatan di sejumlah rumah sakit.

Baca Juga: 5 HP dengan Spesifikasi Terbaik dan Termurah Oktober 2022, Ada Nokia Legendaris

Polisi mengungkapkan alasan adanya tembakan gas air mata dalam Kanjuruhan Disaster 2 yang terjadi usai laga Arema vs Persebaya Surabaya di Liga 1 2022-2023 Pekan 11, merupakan langkah benar karena sesuai SOP meski membuat tewasnya penonton dalam jumlah besar.

Kapolda Jawa Timur, IrjenPol. Dr. Nico Afinta, seperti dikutip infosumsel.ID dari akun Facebook Arema Daily mengungkapkan, kekalahan Arema 2-3 dari Persebaya memicu Aremania masuk ke lapangan. Ketika hal itu terjadi, pihak pengamanan sudah berusaha melakukan langkah-langkah persuasif.

Sementara tembakan gas air mata ke arah tribun penonton ini dilakukan pihaknya karena suporter sudah bertindak anarkis. Mereka disebut menyerang petugas pengamanan, dan merusak mobil polisi.

Baca Juga: Penggunaan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan Ternyata Langgar Peraturan FIFA, Ini Pasalnya

Halaman:

Editor: Mela Puspita

Sumber: Facebook Arema Daily

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X