• Senin, 27 Juni 2022

Partai PKB Ingin Gabung Koalisi Indonesia Bersatu Asal Tak Ajukan Syarat

- Selasa, 24 Mei 2022 | 23:31 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Gus Muhaimin atau Cak Imin, menyatakan siap untuk bergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu besutan partai Golkar, PPP, dan PAN dengan syarat dirinya yang menjadi Capres 2024.. (Foto: Instagram @cakiminnow)
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Gus Muhaimin atau Cak Imin, menyatakan siap untuk bergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu besutan partai Golkar, PPP, dan PAN dengan syarat dirinya yang menjadi Capres 2024.. (Foto: Instagram @cakiminnow)

infosumsel.ID - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) boleh bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), bentukan Partai Golkar, PAN, dan PPP, selama tidak mengajukan syarat apa pun.

Ketua DPP Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno mengatakan, tiga partai yang saat ini berada dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bergabung untuk maju, bukan untuk menentukan apapun.

Menurut putra mantan wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Agung Laksono itu, pada dasarnya koalisi yang dibentuk tiga parpol tersebut sifatnya cair dan terbuka, jika memang ada parpol lain ingin ikut bergabung.

Baca Juga: Bentuk Pengurus Anak Cabang, PKB Pagaralam Kuatkan Struktur Partai

"Belum ada tawaran apa pun (dari PKB), secara pada dasarnya politik itu cair, bisa dikomunikasikan. Tetapi, walaupun bergabung tidak langsung meminta syarat yang macam-macam, bergabung dulu," kata Dave, di Jakarta, Selasa (24/5/2022) dikutip dari infoindonesia.id

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PPP, Arwani Thomafi mengatakan, Koalisi Indonesia Bersatu tidak membatasi secara eksklusif jumlah partai yang akan bergabung.

Baca Juga: Turunkan Angka Stunting, Pemkab OKI Lakukan Pendampingan Calon Pengganti

"Kami juga terbuka. Karena apa? Karena posisi kami juga tidak membatasi secara eksklusif; tapi ya (PKB) masuk dulu, baru kami njagong (ngobrol) atau ngopi-ngopi soal Pilpres, soal capresnya siapa, cawapresnya siapa," kata Arwani.

Terkait penentuan kandidat capres dan cawapres yang akan diusung Koalisi Indonesia Bersatu, Arwani mengatakan hal itu harus dilihat dari berbagai macam aspek, seperti karakter, kualitas elektabilitas, dan harus dikaji oleh tim dari koalisi.

Baca Juga: Kursi Antik Pagaralam Bernilai Tinggi, Ternyata Ini Bahannya 

"Saat ini (Koalisi Indonesia Bersatu) belum mengagendakan capres, cawapres. Apakah dari internal KIB atau luar. Tunggu episode selanjutnya," ujarnya.

Halaman:

Editor: Benni Martha Daya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X