• Selasa, 6 Desember 2022

Tantangan Berat KIB: PPP, Golkar dan PAN Harus Tetap Berkoalisi untuk Mengamankan Posisi

- Rabu, 7 September 2022 | 21:50 WIB
Para ketua umum dan pimpinan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu. (KIB)  (Dok. DPP Partai Golkar)
Para ketua umum dan pimpinan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu. (KIB) (Dok. DPP Partai Golkar)

infosumsel.ID - Polemik yang terjadi di lingkungan Partai Persatuan Pembangunan menjadi tantangan serius bagi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Apalagi, di bawah kepemimpinan Pj Ketum yang baru, PPP mempercepat pembahasan Calon Presiden (Capres) dalam Mukernas mendatang.

“Ini tantangan berat bagi KIB, hanya satu yang akan gugur, karena tidak memenuhi syarat. Biasanya ada orang lain yang menyelesaikan kasus terlebih dahulu, KIB tidak berani melakukannya karena saling membutuhkan,” kata Pengamat Politik Universitas Indonesia, Ray Rangkuti hari ini 7 September 2022.

Baca Juga: Nikita Mirzani Dipolisikan Shandy Purnamasari Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hal Ini Jadi Bukti

Tiga serangkai PPP, Partai Golkar, dan Partai Amanat Nasional (PAN) harus tetap berkoalisi untuk mengamankan posisi.

"Katakan, selama ada chaos, mereka akan mempertahankan PPP di koalisi KIB. Karena jika mereka keluar secara formal, maka koalisi ini akan bubar," kata Ray.

Tantangan lain yang dihadapi KIB adalah jika PPP kemudian memilih keluar dari koalisi dan bergabung dengan yang lain. Apalagi jika PPP memiliki calon presiden di luar koalisi.

Baca Juga: 6 Alasan Mengapa Nokia C31 Harus Dimiliki, HP Penuh Gaya yang Bertahan 3 Hari Tanpa Dicas

"Mereka akan dengan evaluasi mereka akan tinggal atau tidak," kata Ray.

Partai Golkar sendiri mengatakan KIB masih solid, dan Mardiono salah satu penggagas KIB.

Halaman:

Editor: Raden Mohd Solehin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X