• Kamis, 8 Desember 2022

Golkar dan KIB Ingin Koalisi Menuju 2024 Solid, Pengamat: Demi Stabilnya Pemerintahan

- Kamis, 24 November 2022 | 21:14 WIB
Partai Golkar kedepan koalisi yang solid (Instagram/@airlanggahartarto_official)
Partai Golkar kedepan koalisi yang solid (Instagram/@airlanggahartarto_official)

infosumsel.ID - Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli mengatakan, koalisi menjelang Pemilu 2024 harus mengedepankan visi-misi, memiliki program kerja dan juga loyal.

“Peserta koalisi harus solid, loyal dalam arti sepanjang kebijakan pemerintah yang dikeluarkan harus didukung, sepanjang kebijakan itu untuk kebaikan dan kepentingan bersama,” ungkap Prof Lili saat berbincang hari ini 24 November 2022.

Untuk stabilnya pemerintahan, minimal 50 persen plus satu, atau bahkan mayoritas dalam parlemen.

Baca Juga: Link Live Streaming Piala Dunia 2022 Grup H antara Portugal vs Ghana, Intip Penampilan Cristiano Ronaldo

Dengan langkah parpol untuk membentuk koalisi, artinya untuk mencari kesamaan visi dan misi juga program untuk kontestasi pemilu mendatang.

“Koalisi itu kerjasama dan masing-masing koalisi memiliki visi misi program dan kebijakan yang ditawarkan kepada masyarakat. Yang bergabung tentu harus memenuhi syarat tadi,“ jelas Prof Lili.

Salah satu koalisi yang jelas jelas bertujuan melanjutkan kerja baik pemerintahan sekarang adalah Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang beranggotakan Partai Golkar, PPP dan PAN.

Baca Juga: Ditengah Perlambatan Ekonomi Secara Global, Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mengesankan

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bicara tentang koalisi, “Karena tujuan dari pemilu itu menghadirkan pemerintahan yang stabil. Pemerintahan yang stabil harus koalisi, makanya Golkar dari awal membentuk koalisi dulu,” kata Ketum Airlangga.

Untuk itu KIB, masih menunggu parpol lain yang hendak bergabung. “Kita masih terbuka partai lain masuk, tetapi ada waktunya. Sebentar lagi kapal akan berangkat. Jadi kalau yang tidak naik, sebentar lagi kita to be continued, next session, tidak bisa di sesi ini,” sebut Ketum Airlangga.

Halaman:

Editor: Raden Mohd Solehin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X