SUMSEL RAYA

Produksi Padi dan Beras di Pagaralam Terdongkrak

Produksi padi dan beras di Pagaralam terdongkrak (foto : Hand)
Produksi padi dan beras di Pagaralam terdongkrak (foto : Hand)

I Pagaralam - Seiring dengan meningkatnya produksi padi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), sektor pertanian Kota Pagar Alam pun ikut terdongkrak, hal ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumsel bahwa secara keseluruhan produksi padi di Sumsel mengalami peningkatan pada tahun 2020 lalu.

Di jelaskan Kepala BPS Kota Pagar Alam Dedi Fahlevi, Jika dilihat menurut kabupaten/kota, kenaikan produksi padi yang relatif besar pada 2020 terjadi di Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ilir, Musi Rawas, dan Musi Banyuasin.

Sementara, tiga kabupaten/kota dengan total produksi padi atau Gabah Kering Gilinh (GKG) tertinggi pada 2020 adalah Banyuasin, Ogan Komering Ulu Timur, dan Ogan Komering Ilir. Sedangkan, tiga kabupaten/kota dengan produksi padi terendah adalah Prabumulih, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara.

Sedangkan untuk Kota Pagar Alam, dibeberkan Dedi, mengalami peningkatan produksi sejurus dengan luas panennya. Jika dilihat tahun 2019 luas panen 2.668 hektar jumlah ini meningkat di tahun 2020 menjadi 2.787 hektar. 

"Peningkatannya luas panen mencapai 119 hektar dengan persentasi 4,44 persen," jelas Dedi, Selasa (3/3/2021).


Sementara untuk produksi padi di tahun 2019 mencapai 12.735 ton GKG meningkat sebanyak 14.799 ton di 2020.  Dengan jumlah peningkatan sebesar 2.063 ton atau 16,2 persen. 

“Sehingga  untuk produski padi di Sumsel mencapai 2.603.396 ton di 2019 jika dibandingkan di 2020 meningkat menjadi 2.743.060 ton. Artinya, peningkatannya tembus 139.663 ton, dari jumlah tersebut Pagar Alam menyumbang sekitar 16,2 persen,” ujarnya

Dikatakanya,untuk produksi beras sendiri di sumsel mengalami peningkatan dari 2019 yang mencapai 1.487.312 ton meningkat menjadi 1.567.102 ton dan untuk Kota Pagar Alam dari 7,276.00 ton di tahun 2019 meningkat menjadi 8,455.00 ton di tahun 2020.

Sementara Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, Sulhadi, mengatakan, bahwa ditahun 2021 ini Dinas Pertanjan menargetkan luas tanam mencapai 8.918 hektar (Oktober – Desember 2020 – Januari- September 2021) dari jumlah ini ditargetkan luas panen bisa tembus 8.700 hektar. 

“Untuk produksi padinya paling tidak bisa tembus 45 ribu ton lebih dengan target provitas 51,95 kwintal/hektar, Sejauh ini, dari tahun ke tahun bahwa Kota Pagar Alam produksi berasnya surplus artinya produksi beras melebihi kebutuhan konsumsi beras perkapita bagi masyarakat Pagar Alam, ” pungkasnya.

Editor: Suhardi