SUMSEL RAYA

Tak Punya Sertfikat BPN, Zuriat Bersikukuh Klaim Pulau Kemaro

Ilustrasi pulau Kemaro. (Net)
Ilustrasi pulau Kemaro. (Net)

| Palembang - Meski belum punya Sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Zuriat Ki Marogan Palembang tetap bersikukuh dan mengklaim bahwa Pulau Kemaro adalah milik Ki Marogan. 

Menurut perwakilan Zuriyat Ki Marogan, Dedek Chaniago mengatakan, untuk mengurus sertifikat BPN masih berdasarkan surat tanah asli dasar yang dimiliki. 

"Surat sertifikat dari BPN kan kalau mau dibuat masih mengacu dari surat tanah yang asli, karena data-datanya ada disini. Jadi surat tanah yang berbahasa Arab sudah cukup," kata Dedek, Jumat (5/3/2021). 

Ia mengaku kendala yang dialami tidak mengkonversikan surat bahasa Arab ke versi BPN karena muncul sejumlah permasalahan puluhan tahun belakang. 

"Kami tidak punya sertifikat BPN, sebenarnya pengen (buat sertifikat BPN), tapi karena persoalan ini muncul sehingga bukan hanya surat BPN yang dianggap sah tapi yang bersegel yang ditandatangani juga diakui. Tahun 2010 Zuriat sudah memasang patok," tegasnya. 


Menanggapi hal ini WaliKota Palembang Harnojoyo mengatakan, mengenai kepemilikan Pulau Kemaro akan diselesaikan bagaimana teknisnya. 

"Nanti kita lihat kepemilikannya, yang jelas Pemerintah Kota sudah memegang sertifikat seluas 30 hektar. Kalau ada yang tak setuju silahkan penyelesaiannya silahkan mereka datang baik-baik," ujar Harno.

Editor: