SUMSEL RAYA

Stok Darah Muara Enim Menipis

Suasana pelaksanaan donor di Lapas Muara Enim. (Foto: Edwinsyah)
Suasana pelaksanaan donor di Lapas Muara Enim. (Foto: Edwinsyah)

| Muara Enim - Sebanyak kurang lebih 80 kantong darah dari seluruh pegawai di lingkungan Lapas Muara Enim diserahkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) Muara Enim. Puluhan kantong ini didapat dari hasil donor yang dilakukan Lapas yang bekerja sama dengan PMI.

Satu persatu pegawai Lapas melakukan transfusi darah. Mereka didata, kemudian masuk keruangan khusus yang sudah disiapkan. Sepanjutnya, petugas dari PMI melakukan donor kepada pegawai. Tidak hanya pegawai, beberapa Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga ikut menyumbangkan darahnya.

“Ini salah satu upaya kita membantu PMI untuk menambah stok darah mereka. Kita kerahkan seluruh pegawai dan juga WBP. Mudah mudahan dari donor yng kami lakukan ini bisa sedikit membantu stok darah PMI yang saat ini semakin sedikit,” ujar Kalapas Klass IIB Muara Enjm, Herdianto, Senin (12/04/2021) saat diwawancarai di sela pelaksanaan donor di Lapas Muara Enim.

Selain membantu PMI menambah stok darah, Herdianto menambahakan, kegiatan ini juga sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan darah, dan juga merupakan rangkaian dari Hari Bakti Pemasyarakatan yang ke 57. 

“Selain donor darah, kita juga melaksanakan kegiatan lainnya, seperi lomba lomba dan juga beberapa kegiatan lainnya,” tambahnya.


Rencananya ke depan, kegiatan dinor darah ini akan dilaksanakan secara rutin, mungkin empat bulan sekali. 

"Dan mudah mudah juga kedepannya akan semakin banyak darah yang bisa didonorkan dan bisa membantu,” jelasnya.

Sementara itu, Lastry petugas dari PMI Muara Enim mengatakan, saat ini stok darah yang ada di PMI sangat sedikit. Pasalnya jumlah pendonor saat ini menurun drastis. Sehingga PMI hanya mendapat stok darah dari keluarga pasien.

“Kalau saat ini di masa pandemi, jumlah pendonor samgat sedikit. Menurun hingga 80 persen. Sebelumnya, kita mudah mendapatkan stok darah dari pendonor rutin. Seperti dari perusahaan perusahaan, TNI, Polri. Bamun sekarang susah,” tukasnya.

Editor: Yuliani