SUMSEL RAYA

Dinas Perpustakaan dan Arsip Prabumulih 'Dianak Tirikan'

Kunjungan kerja anggota Dewan Komisi II DPRD kota Prabumulih ke Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (15/4/2021) (foto : tissa)
Kunjungan kerja anggota Dewan Komisi II DPRD kota Prabumulih ke Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (15/4/2021) (foto : tissa)

I Prabumulih - Rendahnya minat membaca di kalangan pelajar di Kota Prabumulih tak lepas dari rendahnya anggaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Prabumulih. Hal tersebut terungkap saat Kunjungan kerja anggota Dewan Komisi II DPRD kota Prabumulih ke Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (15/4/2021). 

Anggota Dewan Komisi II DPRD Kota Prabumulih, Hartono Hamid mengatakan dalam kunjungan kerja ke Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan, pihaknya ingin melihat lebih dekat bagaimana kerja dari Dinas Perpustakaan Provinsi itu sendiri. Menurutnya, di Kota Prabumulih Dinas Perpustakaannya selama ini masih dianggap sepele. 

"Tapi setelah kita pelajarin masalah arsip dan perpustakaan ini berhubungan erat dengan aset daerah, " katanya, kepada infosumsel.ID usai kunjungan kerja. 

Menurutnya, sebelum era teknologi saat ini, peranan Perpustakaan sangat penting dimana para pelajar dan mahasiswa dalam mengembangkan ilmu berasal dari buku. Namun karena adanya budaya yang bergeser ini, membuat buku semakin tertinggal.

"Karena budaya dan adanya teknologi sehingga anak-anak lebih suka dengan instan sehingga terlupakan dengan hal-hal sifatnya seperti buku. Itu yang menjadi pemikiran kami kedepannya bagaimana anak pelajar maupun orang dewasa ingin mencari ilmu itu kembali lagi ke buku, " tuturnya.


Dalam mewujudkan hal tersebut, diperlukan inovasi dan terobosan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Kepala Daerah dalam menarik minat pelajar untuk berkunjung ke Perpustakaan. 

"Diperlukan terobosan dan inovasi baru misalnya buku itu berbentuk gambar, berwarna dan tulisan jadi mereka lebih terpancing seperti buku untuk anak usia dini, " jelasnya.

Masih katanya, hasil dari kunjungan kerja ini, Pihaknya akan mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan agar lebih maju lagi dalam mengembangkan Perpustakaan.

"Setelah dari ini akan memanggil dan memberikan support OPD dan Kepala Daerah untuk memajukan Perpustakaan karena selama ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan merupakan OPD yang paling kecil anggarannya, " tutupnya. (tsa)

Editor: Beni Martha Daya