SUMSEL RAYA

Food Estate Libatkan Lima Kabupaten

Kepala Dinas Pertanian dan THP Provinsi Sumatera Selatan, R Bambang Pramono saat Kick Off Food Estate
Kepala Dinas Pertanian dan THP Provinsi Sumatera Selatan, R Bambang Pramono saat Kick Off Food Estate "Petani Bela Negeri" Agrosolution di Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (28/5/2021) (foto : tangkapan layar)

I Ogan Ilir - Sebanyak Lima Kabupaten dilibatkan dalam Program Food Estate. Lima Kabupaten tersebut yakni Banyuasin, OKI, OKU Selatan, OKU Timur serta Ogan Ilir.

Kepala Dinas Pertanian dan THP Provinsi Sumatera Selatan, R Bambang Pramono saat Kick Off Food Estate "Petani Bela Negeri" Agrosolution di Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (28/5/2021) mengatakan untuk memperkuat program Food Estate di Provinsi Sumatera Selatan pihaknya melibatkan lima Kabupaten yakni Banyuasin dengan luas lahan 118 ribu Hektar, OKI luas lahan 10 ribu hektar.

"Kedua Kabupaten ini food estate berbasiskan optimasi lahan dan kegiatan pada rawa seluas 20 hektar di Kabupaten Banyuasin, " ujarnya.

Lanjutnya, tiga Kabupaten lainnya yakni OKU Timur luas lahan 26292 Hektar, OKU Selatan seluar 3000 hektar terakhir Ogan Ilir seluas 2000 ribu hektar.

"Tiga Kabupaten ini berbasis intensifikasi lahan" tuturnya.


Dalam program Food Estate, pihaknya menekankan dua hal yakni pertama corporation dan kedua yakni mitra pihak ketiga atau swasta.
Corporation dalam hal ini petani yang tergabung dalam kelompok tani yang akan dijadikan badan hukum atau corporation petani, untuk manajerialnya komitmennya pihaknya meminta bantu kepada Pangdam Sriwijaya yang berkerjasama PT Pusri.

"Food Estate memperkuat dengan pihak swasta dengan total 16 penggilingan besar di Sumsel." ujarnya.

Food Estate merupakan konsep pengembangan kawasan Sentra Produksi Pangan yang berbasis korporasi dengan Badan Usaha Tingkat Petani yang mengelola usaha tani pangan mulai dari hulu sampai dengan hilir secara berkelanjutan dan terintegrasi.

Dengan diluncurkannya Program Agrosolution yang dimana dalam program ini para petani yang terlibat dapat diberikan pendampingan yang diharapkan dapat membantu para petani mendapatkan hasil yang optimal sehingga dapat menciptakan petani yang sejahtera serta mendukung percepatan program Food Estate.

Editor: Beni Martha Daya