EKONOMI

Imbas Konflik Pulau Kemaro, Investor Pindah Lokasi

Pembersihan lahan di pulau Kemaro. (foto : IST)
Pembersihan lahan di pulau Kemaro. (foto : IST)

| Palembang - Pengembangan wisata Pulau Kemaro tertahan pasalnya investor yang sempat berminat menanamkan modalnya mengalihkan minatnya ke Pulo Kerto.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Palembang Ahmad Mustain mengatakan, pihak ketiga yang diketahui bernama PT Prana Bumi Lestari menunggu kepastian lahan Pulau Kemaro dikarenakan adanya gugatan dari Zuriyat Palembang. 

"Ada pihak ketiga yang berminat investasi murni di Pulau Kemaro. Tapi sempat ada gugatan jadi mereka menunggu kepastian dan mengalihkan rencana investasi ke Pulo Kerto, " terang Mustain, Jumat (28/5/2021). 

Dengan mengusung konsep destinasi wisata dan wahana permainan, pihak ketiga memasukkan konsep di atas lahan seluas 80 hektar. Saat ini rencana tersebut sedang masuk pematangan rencana bisnis lahan. 

"Luas Pulo Kerto itu 112 hektar tapi yang masuk dalam perencanaan 80 hektar. Mereka minta rekomendasi ke Pemerintah Kota, dan kami mengarahkan saja. Kami terbuka seluas-luasnya silahkan saja, " katanya. 


Untuk tahap perencanaan, pihak ketiga disebut menyiapkan dana investasi awal Rp800 miliar termasuk pembebasan lahan. 

"Sekarang masih dalam tahap rencana pematangan lahan. Dana tersebut juga akan digunakan untuk membebaskan lahan, " tandasnya. 

Editor: Beni Martha Daya