NASIONAL

Tarik Dana Pelunasan? Siap-siap Tak Pergi Haji Seumur Hidup

Ilustrasi ibadah haji. (Foto: net)
Ilustrasi ibadah haji. (Foto: net)

infosumsel.ID | Jakarta -Calon Jemaah Haji (CJH) yang batal berangkat tahun 2021 dipastikan jika dana pemberangkatan naik haji milik mereka aman tersimpan.

Namun, pemerintah membolehkan untuk mengambilnya kembali dengan catatan tak bisa naik haji lagi di nomor antrian yang sama.

Pemerintah melalui Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu mengatakan, mengizinkan jemaah haji untuk menarik setorannya.

Namun, terkait hal tersebut ada konsekuensinya, yakni kemungkinan tidak akan mendapatkan kesempatan berhaji sepanjang hidupnya.

Anggito Abimanyu menjelaskan, jika seteroan haji ditarik kembali maka jemaah akan kehilangan nomor antrian. Jemaah harus mengulang proses dari awal jika ingin kembali naik haji.

"Jika ditarik, akan mengakibatkan kehilangan antrian, proses awal lagi," jelas Anggito Abimanyu.

Terlebih jika jemaah tersebut berusia 50 tahun. Menurutnya, hampir dipastikan tidak akan mendapat kesempatan mendapat jatah berhaji.

"Terutama untuk jemaah haji reguler yang difasilitasi pemerintah," jelasnya.

Jelas ini, kondisi saat ini antrian haji hingga belasan tahun. Dengan dua tahun yakni 2020 dan 2021 ditiadakan ibadah haji, maka antrian makin bertambah.

Saat ini diakuinya, sejumlah calon jemaah haji telah ada yang menarik dananya, yakni sekitar 600 orang. Sebagai informasi, jemaah yang telah melunasi biaya hajinya tercatat 196.865 orang.

Anggito Abimanyu mengimbau, calon jemaah haji tetap meyimpan dananya di BPKH atau di bank syariah yang ditunjuk oleh BPKH. Dengan disimpan itu, kata dia akan mendatangkan nilai manfaatnya.

"Kami mengelolanya secara baik dan nilai manfaatnya juga bisa dirasakan oleh jamaah tunggu dalam bentuk virtual account," katanya.

Editor: Yuliani