POLITIK

NasDem Lubuk Linggau Targetkan Enam Kursi Di Pileg 2024

Pembukaan Rapat Koordinasi NasDem Kota Lubuk Linggau. (foto : IST)
Pembukaan Rapat Koordinasi NasDem Kota Lubuk Linggau. (foto : IST)

I Lubuklinggau - DPD Partai NasDem kota Lubuk Linggau targetkan enam kursi pada pemilu legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD Partai NasDem Kota Lubuk Linggau Rahmat Hidayat atau dikenal Yopi Karim saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) XI di Smart Hotel (Rakorda) dengan Tema Linggau Maju Bersama Nasdem di Smart Hotel Lubuklinggau, Jumat (18/6/2021).

”Alhamdulillah Rakorda hari ini kami siap bergerak untuk menargetkan peraihan 6 kursi pada Pemilu Legislatif Tahun 2024 dan akan mengusung kader terbaik untuk Pemilihan Walikota Tahun 2024,”katanya.

Tidak itu saja, Partai Nasdem Kota Lubuklinggau sudah merampungkan 100 persen e-KTA dan sudah tercatat 6.334 kader di 72 Kelurahan dalam wilayah Kota Lubuklinggau.

Yoppi menambahkan, Partai Nasdem  siap bergerak, maju dan bermanfaat untuk masyarakat.


“Apabila dalam keadaan sehat, peluang, kita siap maju. Karena sebagai kader partai maka kita minta rekomendasi dari partai,” ucapnya.

Masih katanya, untuk program prioritas saat ini, pihaknya menyiapkan tiga ambulance gratis. Ambulance ini dikhususkan bagi masyarakat yang keluarganya terkena musibah meninggal dunia.

“Kita juga memberi bantuan kepada masjid setiap  kegiatan Safari Jumat dan Ramadhan. Juga kepada Panti Asuhan melalui dana dari Fauzi H Amro Rp500 juta perbulan di daerah pemukiman,” ucapnya.

Dikatakannya, dengan kehadiran Partai NasDem agar dapat memberikan dampak positif dan bermanfaat buat masyarakat.

“Ada pemilu maupun tidak ada pemilu, NasDem harus hadir sebagai pelayan masyarakat, jadi bukan hanya pada saat pemilu saja,” jelasnya.

Sementara, Ketua DPW Nasdem Provinsi Sumsel, H. Herman Deru, menjelaskan  bahwa, Rakorda sudah mencapai titik kesebelas. Artinya punya peran khusus sebagai DPD NasDem yang terletak di kota nomor dua terbesar di Sumatera Selatan, dan tentunya metodenya berbeda dengan kondisi yang ada di daerah lain.

“Individu lembaga sebagai kapal supaya kita bisa disuka, dikenal dengan citra yang baik, turun kelapangan, tatap muka,” ucapnya.

“Bukan hanya dikenal di media sosial saja.  Irisan terbesar yakni tatap muka nilai silahturahmi yang membekas, bisa di percaya, dikenal, karena citra, perbuatan. Akan tetapi kadang kita juga harus tetap waspada karena nilai setitik merusak susu sebelanga.  Jadi kita harus menjaga, dipelihara karena sangat berpengaruh dimasyarakat,” tambahnya.

Editor: Beni Martha Daya