SUMSEL RAYA

Asrama Haji Jadi Pilihan Jika COVID-19 Sudah Gawat

Asrama Haji Sumsel. (Foto: IST)
Asrama Haji Sumsel. (Foto: IST)

| PalembangMeski Kementerian Agama RI telah menyatakan bahwasannya Asrama Haji boleh digunakan sebagai lokasi isolasi pasien Covid-19, namun Sumsel belum membutuhkan. 

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Selatan, Yusri mengatakan, kondisi Wisma atlet Jakabaring yang saat ini digunakan untuk perawatan pasien isolasi masih memungkinkan. 

"Kita belum butuh pakai asrama haji karen kapasitas wisma atlet masih memadai, hanya pasien isolasi dengan gejala ringan yang dirawat di wisma atlet," kata Yusri, Selasa (22/6/2021). 

Yusri menjelaskan, saat ini ketersediaan kamar di wisma atlet masih memadai dari 55 kamar yang disediakan. 

"Dari 55 kamar yang disediakan saja masih belum penuh, padahal total daya tampung wisma atlet Jakabaring cukup banyak bisa 600 an kamar," jelas dia. 

Ia tidak memungkiri jika ketika Covid-19 diluar kendali dan jumlahnya melonjak maka asrama haji bisa menjadi opsi lokasi isolasi pasien positif. 


"Pengelolaan asetnya dibawah Pemprov meskipun Kemenag mengizinkan, bisa jadi dipakai tapi kalau sudah sangat mendesak. Kita berdoa jangan sampai Sumsel mengalami lonjakan kasus Covid-19," timpalnya. 

Dia menambahkan dari 27 Rumah Sakit rujukan dan second line tingkat keterisian kamar atau tempat tidur masih dibawah 50 persen.

"BOR rumah Sakit rujukan masih 48 persen, waspdanya itu kalau sudah diatas 70 persen," pungkasnya.

Editor: Raden Mohd Solehin