EKONOMI

OJK: Abaikan Tawaran Pinjaman Lewat SMS dan WA

Ilustrasi OJK. (Foto: net)
Ilustrasi OJK. (Foto: net)

infosumsel.ID | Jakarta -Masyarakat yang menerima tawaran pinjaman uang melalui sms atau WA sebaikanya tak usah dihiraukan.

Pasalnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan tawaran pinjaman itu merupakan strategi pinjaman online (pinjol) ilegal untuk memakan korban baru.

Juru bicara OJK Sekar Putih berharap masyarakat agar mengabaikan penawaran pinjaman dari SMS maupun aplikasi chat lainnya sekaligus menghapus atau memblokir nomor tersebut.

Sementara pinjol legal memiliki aturan untuk tidak memberikan penawaran melalui pesan pribadi.

“Fintech lending atau pinjol yang terdaftar dan berizin di OJK tidak diperbolehkan menawarkan pinjaman melalui saluran komunikasi pribadi, baik SMS atau pesan instan pribadi tanpa persetujuan konsumen,” ujar Sekar dalam keterangan resminya, Selasa (22/6/2021).


OJK juga mengimbau agar tidak mudah tergiur dengan penawaran pinjol melalui SMS dengan tawaran cepat dan tanpa agunan. Selain itu, masyarakat juga diminta selalu cek legalitas pinjol ke OJK sebelum melakukan pinjaman.

“Pastikan selalu cek legalitas ke kontak OJK 157 dan meminjam sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan untuk melunasi pinjaman,” tegas Sekar.

Selain itu hanya ada 1.700 pinjaman online yang terdaftar oleh OJK. Sementara itu, dia menduga masih ada 3.000 pinjol ilegal atau yang tak terdaftar resmi oleh negara.

Editor: Yuliani