SUMSEL 24

Teknologi Musi IV Meredup Gara-gara Tangan Jahil Pencuri

Kabel pengelolaan sistem teknologi Sructural Health Monitoring System (SHMS) Jembatan Musi IV Palembang dicuri dengan cara dipotong-potong. (Foto: ist)
Kabel pengelolaan sistem teknologi Sructural Health Monitoring System (SHMS) Jembatan Musi IV Palembang dicuri dengan cara dipotong-potong. (Foto: ist)

infosumsel.ID | Palembang -Kabel pengelolaan sistem teknologi tinggi yang ada Jembatan Musi IV Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) hilang dicuri. Akibat kejadian itu, kegiatan pemantauan struktur jembatan yang berteknologi Sructural Health Monitoring System (SHMS) pun terhenti, kerugian negara mencapai ratusan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel, dan mengusut tuntas kasus ini.

“Tentu kita akan memburu pelaku pencurian kabel tersebut, karena perbuatan mereka ini tidak hanya merugikan negara dan juga membahayakan nyawa warga yang melintas di Jembatan tersebut. Kita selidiki dan segera kita tangkap pelakunya,” tegas Kasat, Rabu (23/6/2021).

Kejadian pencurian itu sendiri diketahui, usai Kepala BBPJN Sumsel, Syaiful Anwar melakukan pengecekan ke lokasi Jembatan Musi IV tersebut. Dia mengaku, jembatan itu merupakan salah satu jembatan di Indonesia yang memiliki fitur sistem teknologi tinggi.

“Jembatan ini (Musi IV) merupakan satu dari empat jembatan di Indonesia yang menggunakan sistem teknologi tinggi yaitu Sructural Health Monitoring System (SHMS),” ujar Syaiful Anwar ditemui di lokasi.


Terkait hal ini, kata dia, negara mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Menurutnya, mendapat kabar tidak mengenakan ini BBPJN Sumsel juga sudah berkoodinasi dengan pihak kepolisian.

“Akibat kabel yang hilang diduga dicuri dengan cara dipotong-potong ini, kerugiannya mencapai lebih kurang Rp200 juta. Hal ini sudah kita sampaikan ke Polisi, bahkan dengan bertemu langsung,” katanya.

Sistem teknologi yang kini terhenti karena kabelnya dicuri, sambungnya, berfungsi memonitor kondisi vibrasi jembatan secara online, laporannya otomatis disampaikan setiap harinya.

“Akibat pencurian kabel ini, kami tidak bisa memantau kondisinya. Selain kabel SHMS, kabel WiFi yang ditempelkan secara kesatuan di struktur jembatan juga hilang,” katanya.

Bahkan, lanjutnya, kejadian ini bukan hanya kali ini. Sudah tiga kali termasuk ini kabel sistem teknologi tinggi di Jembatan tersebut dicuri orang.

“Totalnya sudah tiga kali kabel tersebut dicuri orang. Kita akan mengevaluasi hal ini agar tidak lagi terjadi mungkin dengan upaya memindahkan titiknya atau seperti apa nanti baiknya yang jelas akan kita evaluasi. Mungkin 1 bulan ke depan baru selesai pergantian kabel dan perbaikan sistemnya,” tutupnya.

Editor: Yuliani