EKONOMI

HD : E-SKIP, Sarana Digital Ukur Kepuasan Wajib Pajak

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat melauching aplikasi E-SKIP di kantor Samsat Palembang III. (foto : Diskominfo)
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat melauching aplikasi E-SKIP di kantor Samsat Palembang III. (foto : Diskominfo)

I Palembang - Hadirnya Aplikasi Eletronik Survei Kepuasan Wajib Pajak (E-SKIP) di kantor Samsat Wilayah Palembang III diharapkan menjadi wadah bagi indeks kepuasan wajib pajak. Adanya aplikasi ini dapat diikuti UPTD lainnya di Sumatera Selatan. 

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat meresmikan me-Lauching Pojok Baca Digital (POCADI) dan aplikasi Elektronik Survei Kepuasan Wajib Pajak (E-SKIP) di kantor Samsat Palembang III, Kamis (8/7/2021) mengatakan dirinya bangga dengan adanya aplikasi E-SKIP yang saat ini sektor pajak sangat dibutuhkan  karena merupakan sektor andalan dari pemerintah Provinsi.

"E-SKIP ini wadah bagi indeks kepuasan wajib pajak yang bisa disampaikan secara digital. Pesan saya untuk UPTB lainnya jangan mau kalah, teruslah kreatif berinovasi untuk lebih baik lagi," imbuhnya.

Untuk POCADI, HD berpesan agar dapat di isi dengan buku-buku bacaan edukatif khususnya pada sektor pajak.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumsel, Hj. Neng Muhaibah mengatakan, Aplikasi E-SKIP tersebut merupakan proper dari kepala Samsat Palembang III. "Begitu juga dengan POCADI yang di launching ini merupakan yang pertama diluncurkan di lingkungan Pemerintah Provinsi yang digagas beliau," ujarnya.


Sementara itu, Kepala UPTB Samsat Palembang III, Deliar Marzoeki mengatakan tepat pada hari ini Samsat Palembang III genap berusia 1 tahun 7 bulan dengan target pendapatan pajak yang saat ini sudah mencapai 75 persen lebih dari targer capaian sebesar Rp. 250 Miliar.

Turut hadir Ketua Komisi III DPRD Sumsel, Muhammad Yansuri, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum, Prof. Edward Juliartha, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait, serta para kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumsel.

Editor: Beni Martha Daya