SUMSEL RAYA

Aparat Harus Diperbanyak Saat Vaksinasi Massal

Vaksinasi massal RSMH yang dilaksanakan pagi hari ini, Sabtu (10/7/2021). (Foto: Rachmad)
Vaksinasi massal RSMH yang dilaksanakan pagi hari ini, Sabtu (10/7/2021). (Foto: Rachmad)

infosumsel.ID | Palembang - Ahli Epidemiolog Sumsel Dr Iche Andriyani Liberty menilai vaksinasi massal yang dilakukan RSUP Muhammad Hoesin harus dikawal ketat Polisi dan Satpol-PP agar dapat mengantisipasi kerumunan dan lonjakan pendaftar. 

Hal ini menyusul tingginya antusiasme masyarakat pada vaksinasi massal RSMH yang dilaksanakan pagi hari ini, Sabtu (10/7/2021). Sehingga sempat menimbulkan kericuhan. 

"Memang masyarakat mendaftar secara online dan waktunya sudah ditentukan, tapi kejadian ini harusnya bisa diantisipasi dengan bantuan kepolisian dan Satpol-PP yang jumlahnya diperbanyak, semua gerbang dan pintu masuk dijaga ," kata Iche. 

Namun ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang semangat mengikuti vaksinasi massal. 

"Patut kita syukuri masyarakat antusias dengan vaksinasi, dan kerjasama yang baik antara RSMH dan IDAI memfasilitasi vaksinasi massal," katanya. 


Kalaupun ada masyarakat yang datang namun tidak mendaftar secara online, maka buatkan posko khusus untuk masyarakat mendaftar manual. Dengan catatan dibatasi berapa orang yang boleh mengantri. 

"Karena yang kita hindari adalah kerumunan kalau bisa dipecah antriannya dan personel yang berjaga juga banyak ini bisa diantisipasi. Selain itu RSMH supaya bisa memilih tempat yang lebih luas juga," timpalnya.

Editor: Yuliani