SUMSEL RAYA

Lewat Perbatasan di Sumsel Wajib Bawa Surat Vaksinasi

Perbatasan Palembang-Banyuasin (Foto: Dokumentasi)
Perbatasan Palembang-Banyuasin (Foto: Dokumentasi)

infosumsel.ID | Palembang - Penjagaan pintu keluar masuk di 17 Kabupaten Kota se Sumsel diperketat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro yang berlangsung Palembang dan Lubuklinggau. 

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumsel, Kombes Pol Cornelis Ferdinan Hotman Sirait, mengatakan pengetatan PPKM mikro di Palembang dan Lubuklinggau telah melakukan aturan ganjil genap di beberapa ruas jalan utama kota. 

Hotman menjelaskan aturan yang berlaku bagi masyarakat yang keluar masuk yakni membawa surat vaksinasi, surat hasil antigen 1x24 jam ataupun PCR 2x24 jam karena syarat-syarat itu sangat dibutuhkan jika pengendara terutama menuju Lampung dan Pulau Jawa. 

"Petugas akan memeriksa kelengkapan surat yang sesuai aturan berlaku, tapi tenang saja pengendara tidak akan disuruh putar balik, " ungkap Hotman, Sabtu (10/7/2021). 

Dia menegaskan, personel tidak akan memutar kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan melainkan cukup diarahkan ke fasilitas kesehatan seperti ke Puskesmas terdekat karena di Lampung dan Jawa tidak mentolerir jika ada masyarakat yang tidak membawa syarat antigen atau PCR dan surat vaksin. 


"Jadi kami tidak mau warga kita diputarbalikkan ketika sampai di sana makanya kami ingatkan di Sumsel sebelum berangkat. Sama kalau dia tidak pakai masker akan kami beri di tempat," jelas dia. 

Selain di Palembang dan Lubuklinggau, dua wilayah Ogan Ilir (OI) dan Ogan Komering Ilir (OKI) memberlakukan penyekatan di pintu tol yakni Palembang-Indralaya (Palindra) dan Kayuagung-Palembang (Kapal Betung)
untuk memeriksa pengendara dari dan ke keluar Sumsel. 

Sementara 13 Satlantas Polres lainnya melakukan pemeriksaan di perbatasan dengan durasi 2 jam. Setelah itu akan berpindah.

"Pada pintu perbatasan tol OI dan OKI kita lakukan pemeriksaan surat-surat perjalanan," singkat dia.

Editor: Yuliani