PENDIDIKAN

Guru Honorer Tak Bisa Daftar PPPK Formasi Terkunci

Guru Honorer Sekolah Dasar di kota Palembang keluhkan tidak bisa mendaftarkan diri menjadi tenaga PPPK di tahap pertama test. (foto : Tangkapan Layar Akun SSCASN)
Guru Honorer Sekolah Dasar di kota Palembang keluhkan tidak bisa mendaftarkan diri menjadi tenaga PPPK di tahap pertama test. (foto : Tangkapan Layar Akun SSCASN)

I Palembang - Guru Honorer Sekolah Dasar di kota Palembang keluhkan tidak bisa mendaftarkan diri menjadi tenaga PPPK di tahap pertama test. Pasalnya saat pendaftaran untuk lokasi formasi yang dipilih terkunci hanya menyisakan enam sekolah dasar yakni SD Negeri 027, SDN 043, SDN102 Palembang, SDN 220, SDN 227 dan SDN 248.

Berdasarkan Surat Edaran Kemenpan, di Lingkungan Kota Palembang untuk tenaga guru kelas jumlah formasi sekolah terdapat 204 sekolah yang jadi pilihan formasi bagi PPPK ingin mendaftar.

Padahal penutupan pendaftaran PPPK pada 21 Juli 2021. Selain untuk mendaftar menjadi PPPK Guru Honorer harus berstatus guru di sekolah tempat mengajar dan tenaga pengajar harus di terdaftar di Dapodik Kota Palembang.

Seperti dialami Liza Triandani dirinya baru mendaftarkan pada hari Senin (12/7/2021) saat dirinya hendak memilih formasi tempat dirinya mengajar di akun SSCASN sekolah yang dipilih tidak ada lagi.

" Waktu daftar tersisa hanya enam sekolah lagi, padahal di surat edaran sekolah tempat mengajar formasinya ada, " katanya, Selasa (13/7/2021).


Senada dengan Nurmalia Guru Honorer salah satu SDN di kota Palembang, dirinya juga mengalami hal yang sama tidak dapat memilih formasi tempat ia mengajar.  "Pas pilih di formasi tidak ada sekolah tempat aku ngajar cuma ada beberapa sekolah, " ujarnya.

Meski terdapat beberapa sekolah yang formasi buka, dirinya merasa ragu untuk mendaftar di sekolah tersebut lantaran berdasarkan pengumuman penerima guru PPPK harus berasal dari sekolah yang tempat mengajar berdasarkan data di Dapodik.

" Bingung nah daftarnya karena dapodik aku terdaftar di sekolah induk tempat aku ngajar" ujarnya.

Sementara, Eva Saryani salah satu Guru honorer yang berhasil mendaftar mengatakan dirinya mendaftar di awal pembukaan karena khawatir akan terjadi penguncian formasi di sekolah induk.

"Kemarin isunya daftar PPPK di Sekolah Induk siapa cepat dia bisa daftar, alhamdulillah aku bisa daftar, pas diawal, sekarang banyak kawan-kawan yang dak bisa daftar, " tuturnya.

Ketua Forum Komunikasi Honorer K2 Palembang, Tri Ardiansyah membenarkan jika Guru honorer yang ingin mendaftar mengeluhkan akun formasi yang dipilih untuk sekolah induk sudah terkunci oleh sistem. "banyak Guru yang tidak bisa mendaftar PPPK karena formasinya terkunci, " ujarnya.

Editor: Beni Martha Daya