SUMSEL RAYA

Kendaraan Menumpuk Imbas Kapal KMP Gunsa 8 Terbakar

Sejumlah kendaraan mengantri di Pelabuhan Tanjung Api Api Banyuasin akibat kebakaran kapal Gunsa 8 beberapa waktu lalu. (Foto : IST)
Sejumlah kendaraan mengantri di Pelabuhan Tanjung Api Api Banyuasin akibat kebakaran kapal Gunsa 8 beberapa waktu lalu. (Foto : IST)

I Banyasin - Imbas dari terbakarnya Kapal Ferry Gunsa 8 dalam pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Kalian Bangka Belitung (Babel) ke Pelabuhan Tanjung Api-Api pada Senin (12/7/2021) lalu membuat berkurangnya kapalnya akan berlayar sehingga berimbas kepada kendaraan yang akan ke Bangka Belitung mengalami penumpukan hingga pintu masuk Pelabuhan Tanjung Api-Api, Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

Antrian panjang kendaraan yang didominasi truk angkutan barang tujuan Provinsi Bangka Belitung telah terjadi sejak tiga hari. Adanya kondisi ini membuat para sopir truk angkutan khususnya truk pengangkut sembako mencemaskan barangnya akan rusak jika tidak segera melintasi selat Bangka.

Iwan Gunawan Saputra, Kepala UPTD Pelabuhan Dinas Perhubungan Sumatera Selatan membenarkan jika terjadi penumpukan kendaraan selama tiga hari. Hal ini dikarenakan dampak dari Kapal Ferry Gunsa 8 yang terbakar beberapa waktu lalu sehingga berimbas berkurangnya kapal yang akan berlayar serta mengganggu jadwal keberangkatan.

"Butuh waktu untuk memodifikasi rute keberangkatan kapal, itulah kenapa terjadi antrian di gerbang, "katanya

Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) VII Sumatera Selatan-Bangka Belitung guna meminta bantuan kapal tambahan. "Saya harap bersabar karena butuh proses bukan seperti memindahkan rute mobil angkot (angkutan kota)," katanya.


Editor: Beni Martha Daya