EKONOMI

Imbas COVID-19, Rupiah Hari Ini Melemah

Ilustrasi. (Raden/infosumsel.id)
Ilustrasi. (Raden/infosumsel.id)

| Jakarta - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada pagi ini melemah. Dipicu pemandangan pasar terhadap eskalasi kasus positif COVID-19.

Pada pukul 10.05 WIB, Rupiah melemah 32 poin atau 0,22 persen ke posisi Rp14.550 per dolar AS. Bandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.518 per dolar AS.

Dilansir dari infoindonesia.id, pengamat pasar uang, Ariston Tjendra mengatakan, sentimen penguatan dolar AS kelihatannya belum berhenti.

“Indeks dolar AS terlihat masih ditutup menguat pada perdagangan kemarin, ditutup naik 14 poin dari 92,82 menjadi 92,96. Sentimen ini masih didukung oleh kekhawatiran pasar terhadap kondisi kenaikan kasus COVID-19 di dunia akibat varian Delta,” ujar Ariston.

Selain itu, lanjut Ariston, membaiknya data perumahan AS yang dirilis semalam yang menunjukkan perbaikan ekonomi AS, juga mendukung penguatan terhadap dolar.


“Tapi di sisi lain, sentimen pasar terhadap risiko juga terlihat membaik pagi ini. Ini terlihat dari naiknya pergerakan indeks saham Asia pagi ini dan kenaikan besar indeks saham AS dan Eropa kemarin," katanya.

Menurut Ariston, pasar mungkin melihat potensi perbaikan performa perusahaan ke depan usai COVID-19. Sentimen pasar terhadap risiko tersebut dinilai bisa menahan penguatan dolar AS.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke kisaran Rp14.550 per dolar AS dengan potensi support di kisaran Rp14.500 per dolar AS.

Pada Senin (19/7/2021) rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.518 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.498 per dolar AS.

Editor: Raden Mohd Solehin