NASIONAL

Singapura Batal 'Bersahabat' Dengan COVID-19

Singapura. (Istimewa)
Singapura. (Istimewa)

| Singapura - Rencana Pemerintah Singapura untuk 'bersahabat' dengan COVID-19 kembali dipertimbangkan. Pasalnya, negara yang dikenal dengan patung Merlion tersebut, diketahui akan kembali memberlakukan pembatasan wilayah sebagian.

Langkah tersebut diambil, karena kasus COVID-19 mulai meningkat tajam, terutama pada cluster-cluster infeksi ditempat hiburan seperti karaoke dan restoran.

Kementrian Kesehatan mendeteksi 184 kasus Covid-19 baru pada Selasa (20/7/2021). Jumlah itu naik dua kali lipat dari sehari sebelumnya.

Dilansir dari reuters, pembatasan baru dimulai dari Senin depan dan akan berlangsung hingga 8 Agustus, saat itu Singapura mengharapkan dua pertiga penduduknya divaksinasi sepenuhnya.

"Ada risiko nyata bahwa kasus-kasus dari klaster ini akan menyebar ke masyarakat, terutama jika ada individu yang belum maju untuk melakukan pengujian," kata Lawrence Wong, menteri keuangan dan ketua bersama gugus tugas virus corona pemerintah.


"Berpotensi, ini berarti kita dapat melihat cluster yang sangat besar muncul selama beberapa minggu mendatang," katanya.

Pihak berwenang juga memerintahkan sekitar 400 tempat hiburan malam ditutup selama dua minggu untuk inspeksi, setelah pelanggaran aturan oleh beberapa orang disalahkan atas wabah terbaru.

Pada hari Jumat, 2.480 orang telah dikarantina karena mereka diidentifikasi sebagai kontak dekat dari orang yang terinfeksi. 

Editor: Raden Mohd Solehin