SUMSEL RAYA

Pekan Depan Pemkot Lubuk Linggau Salurkan Bantuan PPKM

Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Kota Lubuklinggau, Kgs. Efendi Feri saat rapat menindaklanjuti arahan Presiden RI terkait penanganan bencana melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk KPM PKH. (foto : Diskominfo)
Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Kota Lubuklinggau, Kgs. Efendi Feri saat rapat menindaklanjuti arahan Presiden RI terkait penanganan bencana melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk KPM PKH. (foto : Diskominfo)

I Lubuk Linggau - Pekan Depan Pemerintah Kota Lubuk Linggau akan distribusi bantuan beras PPKM Darurat 2021 kepada 7781 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) dan 4462 Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan jumlah keseluruhan sebanyak 12243 KK atau 112430 Kg beras.

"Dalam proses pendistribusian, jangan sampai terjadi kerumunan. Untuk itu nantinya akan diantar secara langsung ke rumah-rumah, dimulai Senin mendatang," Kata Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Kota Lubuklinggau, Kgs. Efendi Feri saat rapat menindaklanjuti arahan Presiden RI terkait penanganan bencana melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk KPM PKH serta rencana pelaksanaan distribusi bantuan beras PPKM Darurat 2021 di Op Room Dayang Torek, Jumat (23/7/2021)

Dirinya juga menekankan para penerima harus sama dengan data yang ada, jangan sampai berbeda. Sehingga harus ada koordinasi antara pihak Bulog, Dinsos, PT.Pos dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

"Intinya sambung dia, data penerima beras sudah siap, tinggal pendistribusiannya saja," ujarnya.

Menurut Asisten, yang bertanggung jawab dalam pendistribusiannya adalah pihak PT DNR Distribution yang ditunjuk langsung oleh pusat, dibantu pihak Dinsos, TKSK dan RT setempat.


Sementara Kepala Bulog Kota Lubuklinggau, Joko Susilo mengungkapkan bantuan PPKM ke KPM sebanyak 10 Kg beras.

“Semuanya sudah dalam kemasan dan tinggal dibagikan saja,” ujarnya.

Sedangkan Manajer Penjualan PT.Pos Lubuklinggau, Ade Saputa menyampaikan sudah melakukan BST dari tahun 2020. Hanya saja datanya selalu berubah, terjadi pengurangan dan penambahan. Jika dilihat dari data bulan Maret dan April, tampaknya sedikit berbeda. Maka PT. Pos secara teknis akan berkoordinasi dengan pihak Bulog dan PT. DNR.

Kabid Linjamsos Dinsos Lubuklinggau, Pauzi menambahkan data yang ada tersebut diambil langsung dari pusat dimana data penerima beras PPKM Darurat adalah data PKH yang menerima bantuan yang disalurkan oleh BRI dan bantuan BST oleh PT. Pos Indonesia selama ini.

Editor: Beni Martha Daya