SUMSEL 24

Janda Pedagang Sayur Nyambi Jual Sabu

Tersangka Farida saat diamankan Polrestabes Palembang. (Foto: ist)
Tersangka Farida saat diamankan Polrestabes Palembang. (Foto: ist)

infosumsel.ID | Palembang -Wanita paruh baya bernama Farida (50) ditangkap anggota Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polrestabes Palembang.

Wanita yang keseharian sebagai pedagang sayuran ini nekat menyambi sebagai bandar narkotika jenis sabu-sabu.

Dia ditangkap di kediaman di Jalan Pangeran Sido Ing (PSI) Lautan, Lorong Budiman, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Palembang, Rabu (21/7/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Selain tersangka, polisi juga menemukan barang bukti berupa tiga paket narkoba jenis sabu-sabu seberat 4,30 gram, satu buah timbangan digital, satu buah sekop yang terbuat dari pipet, satu bal plastik klip dan uang tunai Rp200 ribu.

“Benar ditangkap pelaku berawal dari adanya laporan warga setempat yang mengatakan, masih ada peredaran sabu di wilayah tersebut. Ternyata setelah kita lakukan penyelidikan pelaku Farida ini yang bermoduskan buka warung sayur, selain jual sayur ia juga jual sabu,” ungkap Kasat Satres narkoba Polrestabes, Palembang, AKBP Andi Supriadi, Jumat, (23/7/2021).


Lanjutnya, setelah melakukan penyelidikan dan pengeledahan petugas berhasil menemukan narkoba jenis sabu dibungkus 3 kantong plastik dengan berat 4,30 gram dan barang bukti lainnya. 

"Tanpa banyak bicara Farida yang berstatus janda ini pun langsung kita giring ke Polrestabes, Palembang,” tegasnya.

Andi juga menuturkan, pelaku ini diketahui memang warga Lorong Cek Latah dan karena di kawasan tersebut sudah sering dilakukan penggerebekan oleh Satnarkoba Polrestabes Palembang, dan cenderung sudah sepi.

“Dia pun berjualan di tempat lain dengan modus buka warung sayur, dipinjami tempat sedikit oleh warga / Pemilik rumah dengan alasan kasian, janda, dan tidak diurus oleh anaknya lagi. namun disalahgunakan oleh tersangka dengan nyambi berjualan sabu,” bebernya.

Atas ulahnya Farida pun terancam pasal 114 (1) dan atau Pasal 112 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan penjara di atas 7 tahun.

Editor: Yuliani