PENDIDIKAN

Lokasi Kampus IPDN Berdekatan dengan Bandara Atung Bungsu Pagaralam

Rencana lokasi Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di kota Pagaralam nantinya akan berdekatan dengan Bandara Atung Bungsu Pagaralam. (Foto : Diskominfo)
Rencana lokasi Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di kota Pagaralam nantinya akan berdekatan dengan Bandara Atung Bungsu Pagaralam. (Foto : Diskominfo)

I Palembang - Rencana lokasi Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di kota Pagaralam nantinya akan berdekatan dengan Bandara Atung Bungsu Pagaralam.

Hal tersebut diungkapkan Asisten II Kota Pagaralam, Syafrani saat rapat membahas kajian akademis rencana pembangunan IPDN Kampus Sumsel di Kota Pagaralam di ruang setda Pemprov Sumsel, Kamis (19/8/2021).

Dikatakan Syafrani, dari pihak Rektorat IPDN bahwa langkah awal diminta terlebih dahulu Pemkot Pagaralam bersama Pemprov Sumsel untuk menyusun kajian akademis.

"Untuk lokasi tanah yang akan dibangun kampus IPDN ini nantinya berdekatan dengan Bandara Atung Bungsu Pagaralam. Sengaja dipilih tahan tersebut diharapkan nantinya dapat menggerakan pertumbuhan perekonomian Kota Pagaralam. Selain itu Kampus IPDN ini akan menjadi tauladan pembinaan pendidikan di Pagaralam," ujarnya

Ditempatnya sama, Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, SA Supriono mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan Tim IPDN bersama Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni, belum lama ini terkait rencana pembangunan kampus IPDN tersebut.


"Ini merupakan langkah persiapan dalam rangka pembangunan kampus IPDN di Pagaralam. Yang harus dilengkapi adalah norma untuk pendirian berupa kajian akademis artinya kita harus meminta lembaga akademisi untuk melakukan kajian, kemudian harus ada mentornya," ungkap Supriono.

Menurutnya, pembangunan Kampus IPDN ini tentunya akan mendapatkan dukungan dari berbagai daerah baik Pemda Provinsi Bengkulu, Lampung, Babel, Jambi dan lainnya di Pulau Sumatera.

"Kesanggupan Pemda Kota Pagaralam untuk menyediakan lahan kampus ini harus diperkuat oleh Badan Pertanahan Nasional. Kemudian, bersama Pemprov Sumsel untuk menganggarkan pembangun gedung diatasnya," tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. IPDN Cabang Sumsel itu akan menampung mahasiswa asal Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

"Saya sudah bicara dengan Pak Gubernur, kita akan carikan opsi untuk Sumbagsel agar tidak harus lagi ke Jakarta atau ke Bukit Tinggi untuk mereka yang dari Bengkulu, Lampung, Babel dan Jambi, termasuk Sumsel, nanti bisa di sini (Sumsel)," ungkap Tito saat berkunjung ke Palembang, Rabu (31/3).

Menurut dia, usulan serupa pernah diajukan Provinsi Riau namun mengalami kendala. Karena itu, dia meminta Pemprov Sumsel melengkapi dokumen dan lahan sebagai syarat penting agar dapat diproses.

"Kalau memang memenuhi dan ada tanahnya jelas, ada sertifikatnya siapkan saja, termasuk kesiapan masyarakatnya, kami juga akan follow up. InsyaAllah kita doakan bisa," kata Tito.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pihaknya mengusulkan pendirian kampus IPDN Cabang Sumsel di Pagaralam. Usulan secara resmi diajukan dengan surat Nomor 642/0809/I/2021. "Usulan resmi kami ajukan ke Mendagri setelah ada lampu hijau dari beliau," ujarnya.

Menurut dia, pendirian kampus itu bertujuan memenuhi kebutuhan sumber daya manusia daerah yang berjiwa kepamongan, profesional, dan kompeten. Pihaknya menyiapkan lahan seluas 20 hektare yang berada di tempat strategis dan nyaman.

Editor: Beni Martha Daya