SUMSEL 24

Polisi Terus Melakukan Penyelidikan Kasus Penipuan Oleh Anak Akidi Tio

Anak pengusaha Akidi Tio, Heriyanti, dilaporkan dokter di Sumsel perkara penipuan senilai Rp 2,5 miliar. Polisi terus menyelidiki laporan tersebut dan sudah memeriksa sejumlah saksi. (foto : Istimewa/sumsel24.com)
Anak pengusaha Akidi Tio, Heriyanti, dilaporkan dokter di Sumsel perkara penipuan senilai Rp 2,5 miliar. Polisi terus menyelidiki laporan tersebut dan sudah memeriksa sejumlah saksi. (foto : Istimewa/sumsel24.com)

I Palembang - Anak pengusaha Akidi Tio, Heryanty, dilaporkan dokter di Sumsel perkara penipuan senilai Rp 2,5 miliar. Polisi terus menyelidiki laporan tersebut dan sudah memeriksa sejumlah saksi.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, termasuk saksi pelapor ibu Siti Mirza,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Senin (23/8/2021)

 

Supriadi mengatakan, untuk laporan kepolisan dari Siti Mirza terhadap Heryanty statusnya saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Laporannya masih dalam bentuk penyelidikan. Jadi setiap laporan itu kita lidik dulu, apabila unsur pidana terpenuhi nantinya akan digelar perkara untuk meningkatkan status dari penyelidikan ke penyidikan. Hari ini dan besok masih di lakukan penyelidikan,” katanya.


 

Siti Mirza melaporkan Heryanty ke Polda Sumatera Selatan atas dugaan penipuan dan penggelapan dengan total kerugian mencapai Rp 2,5 miliar. Laporan itu tertera dalam laporan polisi nomor LP/B/704/VIII/2021/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN.

 

Sebelumnya, Siti mengaku sudah lama bersahabat dan berbisnis dengan Heryanty. Namun, Heryanty tidak memenuhi keuntungan yang dijanjikan sebesar 10 persen selama 12 bulan dalam investasi kerja sama bisnis ekspedisi ekspor-impor yang dia ikuti sejak Mei 2019.

 

“Iya betul, kekesalan saya kepada dia (Heryanty) memuncak semenjak munculnya isu prank sumbangan Rp 2 T yang membuat geger seluruh Indonesia” kata Siti Mirza kepada wartawan, Kamis (19/8/2021).

 

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi, membenarkan pihaknya menerima laporan tersebut. Dia mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu keterangan lengkap dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) terkait laporan Siti Mirza itu.

 

“Kita masih menunggu keterangan lengkap dari Ditkrimum terkait laporan tersebut,” kata Supriadi.

 

Anak Akidi Tio, Heryanty, sendiri terseret gaduh hibah bodong Rp 2 triliun. Heryanty pernah diperiksa polisi pada Senin (2/8).

 

Polisi memeriksa Heryanty karena janji hibah Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio yang telah diserahkan secara simbolis ke Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri tersebut tak kunjung cair. Dari pemeriksaan itu, diketahui dana Rp 2 triliun yang dijanjikan tidak ada.

 

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) juga telah melakukan analisis dan pemeriksaan terkait janji donasi Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio. PPATK menyimpulkan bilyet giro Rp 2 triliun itu tidak ada alias bodong.

 

“Sampai dengan hari kemarin, kami sudah melakukan analisis dan pemeriksaan, dan dapat disimpulkan kalau uang yang disebut dalam bilyet giro itu tidak ada,” ujar Kepala PPATK Dian Ediana Rae kepada wartawan, Rabu (4/8)

 


Video Terkait:
PPATK Pastikan 2 Triliun 'ZONK'
Editor: Beni Martha Daya