SUMSEL 24

Polisi Periksa dan Tentukan Pasal Untuk Anak Akidi Tio

Kasus hibah bodong Rp 2 triliun dari anak Akidi Tio, Heryanty masih terus diusut polisi. Polisi saat ini sedang memeriksa dan menentukan pasal yang tepat. (Foto : Dokumentasi)
Kasus hibah bodong Rp 2 triliun dari anak Akidi Tio, Heryanty masih terus diusut polisi. Polisi saat ini sedang memeriksa dan menentukan pasal yang tepat. (Foto : Dokumentasi)

I Jakarta - Kasus hibah bodong Rp 2 triliun dari anak Akidi Tio, Heryanty masih terus diusut polisi. Polisi saat ini sedang memeriksa dan menentukan pasal yang tepat.

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan kepada beberapa saksi lagi untuk membentuk atau menemukan konstruksi pasal yang diterapkan kepada yang bersangkutan,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi, Senin(23/8/2021).

Supriadi mengaku, pihaknya terus melakukan penyelidikan termasuk mengambil keterangan dari sejumlah saksi agar kasus ini segera menemui titik terang.

“Penyidik akan memeriksa kembali 3 atau 4 saksi lagi untuk menentukan status berkas perkara terkait dengan bantuan Rp 2 T itu,” katanya

Selain itu, Supriadi mengaku polisi sudah melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap Heryanty. Hasil pemeriksaan itu sudah dituangkan di berkas penyelidikan.


“Sudah diinterogasi kemarin. Sudah kita tuangkan ke berita acara, kemarin lusa kalau tidak salah,” ujarnya.

Sementara, terkait pemeriksaan terhadap kejiwaan Heryanty sendiri Supriadi menyebut jika polisi tidak bisa memberikan hasilnya kepada publik.

“Untuk hasil pemeriksaan psikolog dan kejiwaan, itu sifatnya informasi yang dikecualikan tidak bisa diberikan kepada media,” jelasnya.

Sebelumnya, tim dari Polda Sumsel telah bertemu satu orang dari empat anak Akidi Tio yang berada di Jakarta.

“Dari empat keluarga yang di Jakarta, yang ketemu hanya satu orang (kakak langsung Heryanty),” kata Supriadi, Salasa (10/8/2021).

Supriadi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, didapati informasi saudara dari Heryanty tersebut tidak mengetahui soal dana Rp 2 triliun yang hendak disumbangkan untuk penanganan COVID-19 di Sumsel.

“Hasil keterangannya, yang bersangkutan tidak mengetahui kalau orang tuanya (Akidi Tio) memiliki uang sejumlah itu, dia tidak tahu-menahu tentang uang itu, dia tidak pernah dengar, dia tidak pernah tahu,” terang Supriadi.

 


Video Terkait:
PPATK Pastikan 2 Triliun 'ZONK'
Editor: Beni Martha Daya