PENDIDIKAN

Vaksin Pelajar Bukan Syarat Utama PTM

Ribuan siswa siswi SMP Negeri 9 dan 10 Palembang mengikuti vaksinasi massal di dua sekolah tersebut. Vaksin dosis pertama ini ditujukan kepada siswa yang sudah berusia 12 tahun.
Ribuan siswa siswi SMP Negeri 9 dan 10 Palembang mengikuti vaksinasi massal di dua sekolah tersebut. Vaksin dosis pertama ini ditujukan kepada siswa yang sudah berusia 12 tahun.

| Palembang -  Ribuan siswa siswi SMP Negeri 9 dan 10 Palembang mengikuti vaksinasi massal di dua sekolah tersebut. Vaksin dosis pertama ini ditujukan kepada siswa yang sudah berusia 12 tahun.

Kabid SMP Hasodo Alpian, S.Pd.,M.Si, mengatakan vaksinasi yang diikuti oleh siswa di dua sekolah ini bukan menjadi syarat utama Pembelajaran tatap muka (PTM). 

"Vaksin ini dilaksanakan oleh Badan Inteljen Negara (BIN) yang di pusatkan di dua sekolah ini dulu dan nanti mungkin ada lagi untuk sekolah yang lain," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 10 Palembang Tony Sidabutar M.Pd mengatakan kuota vaksin untuk SMP Negeri 10 Palembang, mendapat 750 kuota vaksin. 

"Siswa SMP Negeri 10 Palembang sudah 85 persen yang di vaksin sisanya 15 persen ada yang sudah di vaksin secara mandiri dan ada tidak diizinkan oleh orangtuanya serta sebagian karena tidak cukup umur," ungkapnya. 


Menurut Tony, vaksinasi massal ini bukan menjadi salah satu syarat pembelajaran tatap muka. 

"Jadi sebelum mengikuti vaksin, siswa dibantu orangtua untuk mendafatar secara online, setelah mendaftar kami mengecek apakah usianya sudah cukup 12 tahun atau belum. Walaupun 12 tahun kurang sehari pun belum boleh di vaksin dan juga harus  ada surat pernyataan dari orangtua mengizinkan atau tidak  ," tuturnya. 

Masih dikatakan Tony, meski vaksin sudah dilaksanakan protkes tetap harus berjalan. Mulai besok PTM di SMP Negeri 10 Palembang sudah mulai berjalan dengan tiga shif dan di dalam ruangan 30 persen. 

"Pada pelaksanaan PTM juga kami tidak memaksakan jika ada wali murid yang belum berkenan bisa membuat surat pernyataan," pungkasnya. 

Editor: Jon Morino