EKONOMI

Fuel Terminal Pertamina Lahat Mencekam

Karyawan dan Pegawai di lingkungan Pertamina Fuel Terminal Lahat terpaksa kocar-kacir, pasalnya suasana mencekam terjadi setelah mendengar alarm tanda bahaya adanya kebakaran.(Foto : Ismail/infosumsel.ID)
Karyawan dan Pegawai di lingkungan Pertamina Fuel Terminal Lahat terpaksa kocar-kacir, pasalnya suasana mencekam terjadi setelah mendengar alarm tanda bahaya adanya kebakaran.(Foto : Ismail/infosumsel.ID)

| Lahat - Karyawan dan Pegawai di lingkungan Pertamina Fuel Terminal Lahat terpaksa kocar-kacir, pasalnya suasana mencekam terjadi setelah mendengar alarm tanda bahaya adanya kebakaran.

Ternyata lokasi api yang merupakan tanda bahaya tersebut berada di Tangki Timbun No.03. Beruntung dengan sigap, petugas pemadam api fuel terminal dibantu Damkar Lahat langsung menuju lokasi sumber api di tangki timbun Nomor 03. Beruntung, berkat kerjasama api berhasil dijinakkan.

Dari insiden tersebut ternyata ada salah satu pegawai dievakuasi menggunakan tandu dikarenakan cidera ringan, beruntung tidak terlalu fatal.

Rupanya masalah kembali berlanjut, para pegawai sambil membawa spanduk menggeruduk pintu masuk Pertamina Fuel Terminal Lahat,. Mereka berteriak untuk dituntut kenaikan gaji. Tampak petugas keamanan Pertamina termasuk dari pihak Kepolisian turut serta mengamankan lokasi, agar tidak ada timbul gejolak.

Akhirnya, salah satu perwakilan diizinkan masuk untuk menemui managemen Pertamina. Melalui mediasi itu, aspirasi karyawan ditampung  dan bakal disampaikan kepada pimpinan pusat.


Fuel Terminal Manager Lahat, Heru Octavian menuturkan, kegiatan ini merupakan simulasi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang rutin dilakukan setiap tahun. Menurutnya, pihaknya selalu menyiapkan Tim Organisasi Keadaan Darurat (OKD) untuk menangani, jika ada insiden.

“Jika ada hal serupa terjadi, maka kita siap menghadapi insiden tersebut. Jadi simulasi ini tidak mengganggu operasi kami,” bebernya.

 

Editor: Intan Sriwidari