SUMSEL 24

Humas Ernaldi Bahar Enggan Berkomentar Terkait Heriyanti 

Humas Ernaldi Bahar Enggan Berkomentar Terkait pemeriksaan anak akidi Tio heriyanti. (foto : Dokumen)
Humas Ernaldi Bahar Enggan Berkomentar Terkait pemeriksaan anak akidi Tio heriyanti. (foto : Dokumen)

| Palembang - Heriyanti anak almarhum Akidi Tio dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar guna menjalani observasi untuk mengetahui kondisi kesehatan rohani dan jasmaninya. 

Humas RS Jiwa Ernaldi Bahar, Iwan Andhyantoro saat dikonfirmasi  enggan berkomentar terkait kepastian benar atau tidaknya Heryanti menjalani observasi di rumah sakit  tersebut. 

"Kami mempunyai tanggung jawab untuk menjunjung kerahasiaan bagi setiap pasien," ujarnya, Rabu (8/9/2021). 

Dia menjelaskan, kerahasiaan itu diterapkan berlandaskan undang-undang kerahasiaan bagi setiap pasien. 

"Jadi berlandaskan undang-undang ini, kami tidak punya kewenangan hukum untuk memberikan informasi terkait yang bersangkutan (Heryanti)," ungkapnya. 


Sementara itu, saat disinggung terkait lamanya waktu bagi seseorang untuk menjalani observasi di rumah sakit jiwa, Iwan menjelaskan, setidaknya tahap tersebut membutuhkan waktu minimal 14 hari. 

Namun lama waktunya bisa lebih panjang bila petugas menghadapi kendala dari pasien yang diperiksa. 

"Jadi proses observasi ini nanti bisa lebih lama kalau ada hal penyulit karena orang yang kita periksa adalah orang dengan gangguan kejiwaan," ujarnya. 

"Ada yang tidak kooperatif, ada yang mengalami gangguan komunikasi. Ini yang sering kali jadi kendala dan penghambat bagi kami dalam melakukan observasi terhadap pasien yang dikirim kepada kami," jelasnya. 

Disisi lain, Iwan juga menegaskan setiap proses pemeriksaan yang dijalani akan bisa mengungkap kondisi sebenarnya dari kejiwaan pasien tersebut. 

"Dengan serangkaian proses pemeriksaan, pasien yang berbohong tentu akan ketahuan. Apakah yang bersangkutan pura-pura sakit jiwa atau betul-betul sakit jiwa," pungkasnya. 

Editor: Beni Martha Daya