SUMSEL RAYA

Jalan Lais-Petaling-Teluk Kijing Serap 13,8 Ton Karet Petani

Masyarakat Kecamatan Lais Muba kini menikmati peningkatan ruas lalan Lais - Petaling - Teluk Kijing dengan aspal hotmix, di Simpang Patin Susun 3, Petaling, Lais. (Foto : Istimewa)
Masyarakat Kecamatan Lais Muba kini menikmati peningkatan ruas lalan Lais - Petaling - Teluk Kijing dengan aspal hotmix, di Simpang Patin Susun 3, Petaling, Lais. (Foto : Istimewa)

| Muba - Masyarakat Kecamatan Lais Muba kini menikmati peningkatan ruas lalan Lais - Petaling - Teluk Kijing dengan aspal hotmix, di Simpang Patin Susun 3, Petaling, Lais.

Peningkatan jalan menggunakan aspal karet ini dalam upaya memperlancar akses serta memudahkan penjualan hasil perkebunan masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Muba Herman Mayori ST, mengatakan, lanjutan peningkatan jalan di Kecamatan Lais sesuai nomor kontrak 620/01/SPPKF/ABPD/PU-PR/KEC. LAIS/2021 045/PT. BBP-SP/IV/2021 16 April 2021 dengan nilai Rp39.372.200.000,00 dengan lama pengerjaan 210 Hari kalender. 

"Saat ini kegiatan hampir 100 persen selesai. Pekerjaan mulai dilaksanakan sejak 18 April 2021 dengan rentang fungsional Lais - Petaling - Teluk Kijing sepanjang lebih kurang 13 KM," ujarnya.

Sedangkan panjang efektif yang dilakukan peningkatan sepanjang 9.794 M dengan perkerasan aspal AC - BC dan AC - WC (Lateks) dengan lebar bervariasi antara 4.5 -5.5 meter.


"Peningkatan jalan ini menyerap aspal karet lateks lebih kurang 13,8 ton. Sedangkan pelebaran jalan beton sepanjang lebih kurang 3.200 meter dengan lebar masing-masing kiri- kanan 1,00 m," ujarnya.

Pembangunan juga menyasar pembuatan utilitas jalan yakni pembuatan tembok penahan badan jalan sepanjang 470 meter, ketinggian bervariasi antara 1.00 -1.50 meter, pembuatan parit pasangan pada kiri kanan badan jalan sepanjang 1.475 meter, lebar atas bersih saluran rata- rata 50-60 cm, pemasangan gorong-gorong buis beton diameter 1.00 m, sebanyak 16 unit, pemasangan box precast ukuran 1.00x1.00 m sebanyak 12Unit, pemasangan box precast ukuran 2.00x1.00 m sebanyak 5 unit.

"Progres fisik pekerjaan telah mencapai lebih kurang 98,10%. Prinsipnya secara kontruksi sudah selesai 100%. Satu lagi proyek lanjutan jembatan menuju Desa Rantau Kroya senilai Rp25 miliar termasuk pembebasan tanah untuk pembangunan jembatan," tutur Herman

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, jalan ini ditingkatkan dengan baik, kerena kita ingin harga karet semakin naik. Sebelumnya harga karet hanya Rp4000- Rp5000 dan sekarang dengan unit pelelangan yang dibangun di tiap desa harga karet sudah mencapai Rp12.000- Rp13000. 

 

"Melalui pembangunan aspal karet yang bahan bakunya kita serap dari hasil karet masyarakat insyaallah harga karet pun akan semakin naik hingga mencapai Rp20.000," kata Dodi.

Dikatakannya jembatan Teluk Kijing - Rantau Kroya adalah ruas strategis yang juga menghubungkan ke Tempirai Kabupaten Pali.

"Itu adalah ruas strategis yang menghubungkan Tempirai Pali. Nantinya dari Pali bisa terhubung ke jalan tol lintas Sumatera," imbuhnya.

Editor: Jon Morino