SUMSEL RAYA

17 Peserta CPNS Lahat Jalani Tes SKD Susulan

17 Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lahat dipastikan akan mengikuti tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) susulan pasalnya para peserta itu dinyatakan positif covid 19 setelah dilakukan tes antigen sebelum menjalani tes. (welly/infosumsel.i
17 Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lahat dipastikan akan mengikuti tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) susulan pasalnya para peserta itu dinyatakan positif covid 19 setelah dilakukan tes antigen sebelum menjalani tes. (welly/infosumsel.i

I Lahat - 17 Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Lahat dipastikan akan mengikuti tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) susulan pasalnya para peserta itu dinyatakan positif covid 19 setelah dilakukan tes antigen sebelum menjalani tes.

Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Drs M Aries Farhan M Si melalui Kabid Pengadaan dan Formasi Pegawai Guntur Martandy SSTP M Si membenarkan ada 17 peserta CPNS yang tidak bisa ikut seleksi SKD dikarenakan positif Covid-19. 

"Total peserta yang sudah mengikuti seleksi 2240 peserta sedangkan sisanya sekitar 700 an peserta masih menunggu jadwal sedangkan 17 peserta yang dinyatakan covid-19 dijadwalkan pada 17-18 bulan ini di palembang," ungkap Guntur kepada wartawan, Senin (13/9/2021)

Sedangkan lanjut Guntur, untuk peserta P3K Non Guru yang sudah mengikuti seleksi 150 peserta dan 4 orang peserta belum mengikuti masih menunggu jadwal. 

"17 orang peserta CPNS yang dinyatakan Covid-19 dan 4 orang peserta P3K Non guru yang belum mengikuti SKD," ujar Guntur.


Sebelumnya, Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Margi Prayitno mengatakan untuk tes SKD CPNS Kabupaten Lahat ini dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 4-5 September. Berdasarkan laporan dihari pertama ini ada 13 peserta yang sudah melaporkan positif dan dihari kedua dua peserta yang melaporkan positif. 

"Para peserta yang positif ini tentu tidak hadir di sini, karena akan dijadwalkan ulang tesnya. Kalau yang positif seperti itu masih bisa ikut tes, namun memang akan dijadwalkan ulang dan nantinya tesnya di BKN," jelasnya.

Ditanya mengenai  bagaimana jika dinyatakan positif saat akan tes CPNS? Menurutnya,  segera melapor ke instansi yang dilamar untuk dijadwalkan ulang. 

Jika sudah melapor, instansi akan membuat permohonan kepada kepada Kepala BKN C.Q. Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian untuk menjadwalkan ulang peserta yang membutuhkan penjadwalan ulang.

Lalu surat tembusan ditujukan kepada kepala Kanreg VII BKN dan di lampirkan hasil tes PCR atau antigennya.

Seperti yang diketahui di tahun ini syarat untuk bisa ikut tes SKD CPNS melampirkan hasil PCR atau rapid antigen dengan hasil negatif.

Bahkan berdasarkan aturan yang ada, untuk swab test RT-PCR hanya berlaku dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam atau rapid test antigen dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam, dengan hasil negatif.

Sebagai informasi untuk syarat yang harus dibawa saat tes SKD yaitu tes antigen/PCR, kartu peserta ujian CASN, identitas diri yang asli, mengisi dan membawa bukti deklarasi sehat yang terdapat pada halaman resume SSCASN dan terakhir peserta wajib menggunakan masker serta mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. 

Editor: Beni Martha Daya