SUMSEL 24

Polres Muba Beberkan Kronologis Duet Maut Dua Saudara

Polres Musi Banyuasin beberkan kronologis duet maut antar saudara di Jalan SMK Model, Kayuara, Sekayu, Sabtu (11/9/2021) siang yang menewaskan Feri Septiawan (30) akibat luka tusuk dilakukan adik iparnya sendiri M Yogi Pratama (25). (foto :Sumsel24 )
Polres Musi Banyuasin beberkan kronologis duet maut antar saudara di Jalan SMK Model, Kayuara, Sekayu, Sabtu (11/9/2021) siang yang menewaskan Feri Septiawan (30) akibat luka tusuk dilakukan adik iparnya sendiri M Yogi Pratama (25). (foto :Sumsel24 )

I Muba - Polres Musi Banyuasin beberkan kronologis duet maut antar saudara di Jalan SMK Model, Kayuara, Sekayu, Sabtu (11/9/2021) siang yang menewaskan Feri Septiawan (30) akibat luka tusuk dilakukan adik iparnya sendiri M Yogi Pratama (25).

Kasatresrim Polres Muba, AKP Ali Rajikin menceritakan duet maut antara kakak dan adik ipar ini berawal M Yogi Pratama mendatangi rumah Feri Septiawan untuk mengambil pakaian dan sepatu miliknya guna dipakai dalam acara hajatan.

Sesampai di rumah korban, Pelaku hanya bertemu istri korban tak lain kakak kandungnya. Kepada istri korban pelaku meminta baju batik dan sepatunya, namun kakak kandungnya menjawab barang tersebut tidak ada di rumah. Lantas pelaku emosi tak terima dan mengancam akan membunuh kakak kandungnya.

"Pelaku ini mendatangi rumah korban mau mengambil barangnya tapi saat di rumah korban, pelaku hanya bertemu dengan kakak kandung korban, saat ditanya barang tersebut istri korban menjawab tidak tahu, pelaku kesal dan mengancam akan membunuh kakak kandungnya, " ujarnya, kemarin.

Masih dalam keadaan kesal, kata Ali, pelaku kemudian pulang kerumahnya dengan membawa sebilah pisau. Tak lama setelah itu, korban yang mendapat kabar dari istrinya, pergi menyusul pelaku bermaksud mengklarifikasi.


“Sesampainya korban di TKP kediaman pelaku, keduanya pun terlibat cekcok mulut, berkelahi dan sempat dipisahkan saksi. Setelah sekitar 10 menit, pelaku ini hendak menusuk ban motor korban dengan pisau yang dibawanya,” katanya.

Melihat hal tersebut, sambungnya, korban emosi dan mengejar pelaku dengan palu besi. Perkelahian pun tak terhindarkan diantara keduanya, korban terkena luka tusuk di bagian dada dan berusaha untuk mengejar pelaku, namun nahas korban pun terjatuh dan tewas sekitar 7 meter dari lokasi kejadian.

“Korban kejar pelaku bawa palu tak terima ban motornya ditusuk pelaku, mereka berkelahi. Pelaku menusukkan pisaunya ke korban tepat di bagian dada, korban sempat mengejar namun ia terjatuh dan tewas kondisi bersimbah darah 7 meter dari TKP,” terangnya.

Melihat korban tewas dengan kondisi mengenaskan, pelaku langsung kabur menuju ke semak-semak. Mendapat informasi tersebut, polisi bergerak cepat menangkap pelaku yang sedang bersembunyi di semak tanpa perlawanan, tak lama setelah kejadian.

“Dari informasi tersebut dan laporan keluarga korban, kita langsung bergerak mengejar dan menangkap pelaku yang sedang bersembunyi di semak. Kita juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pisau, palu dan pakaian,” bebernya.

“Atas perbuatannya pelaku kini ditahan dan dijerat tentang tindak pidana pembunuhan* sebagaimana di maksud dalam Pasal 338 KUHPidana,” jelas Ali.

Editor: Beni Martha Daya