SUMSEL 24

Mantan Kepsek SDN 79 Palembang Berhasil Diamankan Setelah Satu Tahun Bersembunyi

Jerih Payah tim Kejagung bersama tim Kejati Sumsel serta Kejari Palembang dalam mencari kepala sekolah SDN 79 Palembang berinisial ND (57) berbuah hasil setelah hampir satu tahun menjadi buronan akhirnya berhasil diamankan. (foto : istimewa)
Jerih Payah tim Kejagung bersama tim Kejati Sumsel serta Kejari Palembang dalam mencari kepala sekolah SDN 79 Palembang berinisial ND (57) berbuah hasil setelah hampir satu tahun menjadi buronan akhirnya berhasil diamankan. (foto : istimewa)

I Palembang - Jerih Payah tim Kejagung bersama tim Kejati Sumsel serta Kejari Palembang dalam mencari kepala sekolah SDN 79 Palembang berinisial ND (57) berbuah hasil setelah hampir satu tahun menjadi buronan akhirnya berhasil diamankan, Selasa (14/9/2021) malam di Perumahan Bukit Indah Residen, Pangkalan Balai, Banyuasin.

Kasi Intel Kejari Palembang, Budi Mulia SH MH didampingi Kasi Tindak Pidana Khusus Kejari Palembang, Boby H Sirait membenarkan penangkapan ND yang merupakan mantan Kepala Sekolah SDN 79 Palembang.

“Benar bahwasanya saat ini ND, kepala sekolah SDN 79 Palembang yang sempat buron telah berhasil ditangkap di persembunyiannya di kawasan Pangkalan Balai,” ungkap Kasi Intelejen Kejari Palembang, Budi Mulia, SH, MH, Selasa (14/9/2021).

Dirinya menjelaskan ND diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana BOS SDN 79 Palembang tahun anggaran 2019. Akibat perbuatannya, diduga negara mengalami kerugian sebesar Rp450 juta.

Atas perbuatannya, tersangka ND dikenakan pasal 2 atau pasal 3 Jo pasal 18 Undang-Undang tindak pidana korupsi.


“Selanjutnya pada yang bersangkutan akan dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Lapas Wanita Palembang,” ujar Budi.

Sebelumya, Kasus Dugaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMA Negeri 13 Palembang yang ditangani pihak Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang sejak tiga tahun lalu serta Dana BOS SDN 79 Palembang tak kunjung tuntas. Bahkan tersangka Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SDN 79 yang melibatkan oknum mantan Kepala Sekolah bernama Nurmala Dewi juga belum berhasil ditangkap atau diketahui keberadaannya (DPO). Parahnya lagi di SMAN 13 Palembang belum ada tersangka.

Hal ini mendapatkan perhatian serius dari Kejari Sumatera Selatan, Kasi Penkum Khaidirman SH MH mengatakan pihaknya meminta kepada Pidsus Kejari Palembang agar menuntaskan dua kasus tersebut karena berdasarkan laporan masyarakat kasus dugaan korupsi dana BOS belum menunjukkan progres yang signifikan.

Sebelumnya, penyidikan dana BOS di SMAN 13 tim pidsus Kejari Palembang telah memeriksa belasan saksi, sedangkan di SDN 79 yang diduga melibatkan oknum mantan kepala sekolah belum berhasil ditangkap atau diketahui keberadaannya (DPO).

Sebelumnya, terkait perkembangan kasus dugaan penyelewengan dana BOS SDN 79 Palembang, tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Palembang sudah melakukan pemanggilan terhadap mantan kepala SDN 79. Bahkan surat panggilan juga sudah disampaikan kepada keluarga tersangka dan ketua RT dimana tempat bersangkutan berdomisili beberapa waktu lalu.

Penyidik Pidsus Kejari Palembang juga sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ini. Diantaranya dari pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang dan pada guru sudah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Nurmala Dewi diduga telah melakukan penyimpangan dana BOS SDN 79 Kota Palembang, yang bersumber dari dana BOS APBN Triwulan II dan III sebesar Rp560.640.000 dan dana BOS APBD triwulan II Rp40.440.000 tahun anggaran 2019.

Editor: Beni Martha Daya