EKONOMI

Wajibkan Penumpang Tunjukan Kertas Vaksin dan Hasil Tes Swab

Masyarakat Palembang yang hendak berpergian menggunakan jasa transportasi Kereta Api, diwajibkan untuk menunjukan serifikat vaksinasi Covid-19. (Foto: Istimewa)
Masyarakat Palembang yang hendak berpergian menggunakan jasa transportasi Kereta Api, diwajibkan untuk menunjukan serifikat vaksinasi Covid-19. (Foto: Istimewa)

| Palembang - Masyarakat Palembang yang hendak berpergian menggunakan jasa transportasi Kereta Api, diwajibkan untuk menunjukan serifikat vaksinasi Covid-19.

KAI Divre III Palembang memastikan layanan kereta api yang dioperasikan di Divre III Palembang yakni KA Bukit Serelo dan KA Rajabasa, pelanggannya telah melakukan vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama.

Kebijakan tersebut dilaksanakan menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Kemenhub No 69 Tahun 2021.

Dijelaskan Manager  Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti  bukti vaksinasi Covid-19 tersebut akan dicek oleh petugas melalui layar komputer petugas boarding sebelum naik kereta.

Data vaksinasi akan otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding, karena KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding dan mewajibkan calon pelanggan menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada saat pembelian atau pemesanan tiket KA


"Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin calon pelanggan," jelas Aida.

Selain itu pelanggan KA Jarak Jauh juga harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Aida menambahkan, secara umum pelanggan dengan usia di bawah 12 tahun masih tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan Kereta Api.

"KAI secara konsisten menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai kebijakan pemerintah dan hanya mengizinkan pelanggan yang sesuai persyaratan untuk naik kereta api. Dengan demikian, diharapkan seluruh layanan Kereta Api dapat tetap diandalkan oleh masyarakat pada masa pandemi Covid-19," pungkas Aida.

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Intan Sriwidari