SUMSEL 24

Modus COD, Dua Pelaku Todong Korban Gunakan Sajam

Kejahatan dengan modus cash on delivery (COD) kembali terjadi, kali ini dua pelaku penodongan berhasil merampas ponsel milik korban Indra Surya Lesmana (24). (Foto : Pahmi Ramadan/infosumsel.id)
Kejahatan dengan modus cash on delivery (COD) kembali terjadi, kali ini dua pelaku penodongan berhasil merampas ponsel milik korban Indra Surya Lesmana (24). (Foto : Pahmi Ramadan/infosumsel.id)

| Palembang – Kejahatan dengan modus cash on delivery (COD) kembali terjadi, kali ini dua pelaku penodongan berhasil merampas ponsel milik korban Indra Surya Lesmana (24). Akibat ulahnya, kedua pelaku diamankan anggota Opsnal Pidana Umum (Pidum) bersama Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Satreskrim Polrestabes Palembang.

Diketahui kedua pelaku bernama Firmansyah (20) warga Jalan SH Wardoyo, Gang Duren, Kecamatan SU I dan Selamet Riyadi alias Met (27) warga Jalan SH Wardoyo, Gang Pulau, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang.

Aksi penodongan tersebut terjadi di kawasan Jalan KH. Azhari, tepatnya di Kampung Kapitan, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, pada Senin (24/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda. 

"Kita amankan pelaku ditempat berbeda," ujarnya, Rabu (15/9).


Bermula saat dilakukan penangkapan terhadap pelalu Selamet Riyadi di tempat persembunyian di daerah Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir,  Selasa (15/9) sekitar pukul 18.30 WIB. 

"Pelaku diberikan tindakan tegas terukur lantaran melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan oleh anggota kita," ujarnya.

Setelah berhasil mengamankan pelaku Selamet anggotnya juga berhasil menangkap pelaku Firmansyah di kawasan 7 Ulu.

"Dari pengembangan pelaku Selamet kita kemudian mengamankan pelaku Firmansyah," katanya. 

Lanjut Kompol Tri menungkapkan, kedua pelaku sebelum melakukan aksinya yakni terlebih dahulu melihat postingan korban di platform media sosial Facebook menjual ponsel miliknya.

Setelah melihat postingan tersebut kedua pelaku kemudian mengirimkan pesan kepada korban sekitar pukul 13.00 WIB dan disepakati harga Rp 2,1 juta sehingga sekitar pukul 15.00 WIB korban dan pelaku berkemu di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Menurut keterangan kedua pelaku saat dilakukan introgasi korban datang bersama temannya Aldo Leonardo, kemudian setelah mereka bertemu korban langsung ditodong," ungkapnya. 

Tidak hanya ditodong, namun korban juga dilukai sabetan dari senjata tajam (sajam) yang diayunkan oleh pelaku Selamet, melihat hal itu korban lari dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

"Mendapatkan laporan korban anggota kita bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua pelaku ditempat berbeda, kemudian barang bukti diamankan yakni satu unit sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku dalam aksinya," jelasnya. 

Sementara itu, pelaku Selamet mengakui perbuatannya.

"Setelah bertemu korban kami langsung melakukan penodongan menggunakan sajam   sehingga korban terluka, kemudian ponsel itu kami jual dan uangnya kami bagi rata," tutup pelaku. 

Editor: Jon Morino