SUMSEL RAYA

Upaya Pemkot Lubuklinggau Tingkatkan Minat Baca

Dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuk Linggau kenalkan Sipinter. (foto : Diskominfo)
Dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuk Linggau kenalkan Sipinter. (foto : Diskominfo)

I Lubuklinggau - Dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuk Linggau kenalkan Sipinter.

Bertempat di Op Room Dayang Torek Perkantoran Pemkot Lubuklinggau, Rabu (15/9), berlangsung acara paparan mengenai strategi pengembangan budaya baca masyarakat melalui Layanan Sipinter (Sistem Perpustakaan Terintegrasi) oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Kadispurasip) Kota Lubuklinggau

Sekda Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani dalam arahannya mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan SDM di Kota Lubuklinggau melalui aktivitas gemar membaca karena ada kecenderungan akhir-akhir ini minat baca mulai berkurang. Menurut dia, banyak sekali manfaat dari membaca, diantaranya menambah ilmu dan kemampuan.

"Dengan adanya aplikasi ini nantinya akan terintegrasi ke smart city sehingga memiliki daya tarik dan minat masyarakat untuk membaca dan juga setiap perpustakaan yang ada di sekolah juga juga dirancang secara digital guna memenuhi kebutuhan para pelajar." ujarnya.

Dalam paparannya Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lubuklinggau Kamaluddin menyampaikan Indonesia menempati ranking 62 dari 70 negara berkaitan dengan tingkat Literasi.


Untuk membangun Literasi pada seluruh ranah pendidikan (keluarga, sekolah, dan masyarakat), sejak 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggiatkan Gerakan Literasi Nasional (GLN) dari Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.

"Berdasarkan hasil penelitian Kemendikbud pada 2019 indeks literasi membaca masyarakat Sumsel tergolong rendah diurutan 17 dari 34 Provinsi se Indonesia. Oleh karena itu perlu peningkatan dan pengembangan budaya baca masyarakat di kabupaten/kota se Sumsel." katanya.

Oleh karena itu sambung Kamaluddin, pihaknya perlu membuat rancangan Perwal tentang Gerakan Literasi Daerah ke Bagian Hukum.

Menurutnya, target RPJMD urusan perpustakaan adalah jumlah kunjungan masyarakat dan ruang baca publik sebanyak 584.739 orang pada akhir RPJMD Tahun 2023.

Editor: Beni Martha Daya