SUMSEL RAYA

Tujuh Kecamatan di Lahat Rawan Longsor

BPBD Lahat menyebut beberapa wilayah di Kabupaten Lahat menjadi titik rawan longsor, seperti Kecamatan Lahat, Pulau Pinang, Merapi Timur, Gumay Talang, Gumay Ulu, Mulak Ulu dan Pagar Gunung. (Foto : Ismail/infosumsel.id)
BPBD Lahat menyebut beberapa wilayah di Kabupaten Lahat menjadi titik rawan longsor, seperti Kecamatan Lahat, Pulau Pinang, Merapi Timur, Gumay Talang, Gumay Ulu, Mulak Ulu dan Pagar Gunung. (Foto : Ismail/infosumsel.id)

| Lahat - Menghadapi cuaca yang ekatrim saat ini masyarakat harus tetap waspada, khususnya dengan adanya pergerakan tanah atau tanah longsor akibat tingginya curah hujan, banjir hingga banjir bandang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Drs H Ali Afandi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa, beberapa wilayah menjadi titik rawan longsor, seperti Kecamatan Lahat, Pulau Pinang, Merapi Timur, Gumay Talang, Gumay Ulu, Mulak Ulu dan Pagar Gunung. 

Kemudian, untuk titik rawan banjir Kecamatan Gumay Talang, Lahat, Lahat Selatan, Pajar Bulan, Pulau Pinang, Kikim Barat, Merapi Barat, Merapi Timur, Kikim Timur dan Kikim Selatan. Sedangkan, banjir bandang Kecamatan Kikim Timur, Lahat, Pulau Pinang dan Gumay Talang.

"Harus waspada, apalagi pemukiman yang berada di daerah perbukitan, seperti Kecamatan Pulau Pinang," ujarnya, Kamis (16/9). Seraya mengatakan, pihaknya telah menyampaikan ke camat masing-masing untuk meneruskan  kewaspadaan di desa-desa.

Untuk antisipasi penanganan bencana alam seperti  tanah longsor yang sering dihadapi di daerah terjal,  BPBD Kabupaten Lahat, memiliki personil TRC dan pasukan tersendiri dan dibantu Dinas Sosial ada pasukan Tagana maupun bantuan TNI Polri.


Selain personel dalam menanggulangi bencana alam diperlukan peralatan atau logistic yang memadai. Ditambahkan, Kabid Kedaruratan dan Logisti, Ananta ST MT mengklaim semua peralatan untuk penanggulangan bencana alam telah lengkap dan memadai.

“Kalau untuk logistic semua peralatan untuk penanggulangan bencana sudah siap. Peralatan ada semua dan dalam kondisi baik,” pungkasnya.

Editor: Jon Morino