SUMSEL 24

Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Tangga Buntung

Pelaku pengeroyokan di Jalan Ki Gede ing Suro, Kecamatan Ilir Barat II Palembang pada 4 Februari 2021 lalu diamankan anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang pada  Rabu (15/9) sekitar pukul 17.30 WIB di kediamannya. (Foto : Pahmi Ramadan/infos
Pelaku pengeroyokan di Jalan Ki Gede ing Suro, Kecamatan Ilir Barat II Palembang pada 4 Februari 2021 lalu diamankan anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang pada Rabu (15/9) sekitar pukul 17.30 WIB di kediamannya. (Foto : Pahmi Ramadan/infos

| Palembang - Pelaku pengeroyokan di Jalan Ki Gede ing Suro, Kecamatan Ilir Barat II Palembang pada 4 Februari 2021 lalu diamankan anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang pada  Rabu (15/9) sekitar pukul 17.30 WIB di kediamannya. 

Diketahui pelaku bernama Ki Agus Maulana (27), pelaku merupakan warga Jalan Ki gede Ing Suro, Lorong Tangga tanah Darat, Kecamatan IB II Kota Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra melalui Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi menuturkan pelaku terlibat aksi pengeroyokan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan korban Yayan Padli (29) hingga menyebabkan korban luka bacok di pergelangan tangan.

"Menurut pengakuan pelaku, kejadian bermula Lantaran para pelaku merusak jok motor korban lantas korban menegur para pelaku yang saat itu berada di TKP," ujarnya Kamis (16/9).

Seteleh ditegur oleh korban para pelaku tidak senang dan tersinggung lalu terjadilah perselisihan namun dapat dilerai. Tidak sampai disitu pelaku bersama teman-temanya datang lagi dan menemui korban di rumahya.


Akhirnya terjadi perselisihan dan keributan yang akhirnya salah satu pelaku membacok dan mengayunkan senjata tajam jenis parang ke arah korban tapi ditangkis oleh korban dengan tangan sehingga menyebabkan luka bacok di pergelangan tangan korban. 

Atas kejadian tersebut lantas korban membuat laporan polisi.

"Laporan korban langsung kita ditindak lanjuti dan mengamankann satu pelaku sedangkan pelaku lainnya masih dalam pengejaran dn kita sudahmengantongi identitas mereka," tutupnya.

Editor: Jon Morino