SUMSEL 24

Jambret Penumpang Ojol, Viji Diamankan Polisi

Nekat menjambret Viji Fernando (19) warga Jalan Seroja, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan Ilir Timur I Palembang ditangkap Mapolsek Ilir Timur I Palembang. (Foto : Pahmi Ramadan/infosumsel.id)
Nekat menjambret Viji Fernando (19) warga Jalan Seroja, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan Ilir Timur I Palembang ditangkap Mapolsek Ilir Timur I Palembang. (Foto : Pahmi Ramadan/infosumsel.id)

| Palembang - Nekat menjambret Viji Fernando (19) warga Jalan Seroja, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan Ilir Timur I Palembang ditangkap Mapolsek Ilir Timur I Palembang.

Kapolsek Ilir Timur (IT) I, AKP Ginanjar Aliya Sukmana menjelaskan, pelaku ditangkap lantaran melakukan aksi penjamretan. 

AKP Ginanjar menungkapkan, korban yakni seorang wanita bernama Ivonne Chintyani (26). Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (12/9) sekitar pukul 11.58 WIB di Jalan Lempuing, Kelurahan 20 Ilir D IV, Kecamatan IT I Palembang.

"Pelaku tidak sendiri, melainkan bersama temannya yang saat ini masih DPO namun identitasnya sudah kita ketahui," ujarnya, Kamis (16/9). 

Dalam melancarkan aksinya, lanjut AKP Ginanjar menjelaskan, para pelaku mengincar tas korban yang berisikan satu unit ponsel merek iPhone XMax, satu unit ponsel merek Redmi, uang tunai sebesar Rp 1,6 juta, KTP, kartu BPJS, ATM, SIM, dan STNK. 


Akibat kejadian tersebut lantas korban membuat laporan ke Polsek IT Palembang  dengan kerugian yang dialami korban sekitar Rp 50 juta. 

"Berkat laporan korban kita langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga berhasil mengamankan pelaku di rumahnya, Rabu (15/9) sekitar pukul 22.00 WIB tanpa ada perlawanan," jelasnya. 

AKP Ginanjar menjelaskan, kejadian bermula saat  korban hendak pergi dengan memesan jasa ojek online. 

Kemudian saat ojek online tiba dan korban hendak naik ke atas sepeda motor, tiba tiba dari arah belakang sebelah kiri datang dua orang pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha IM3.

"Dari keterangan korban, kalau pelaku menarik tas korban dari belakang, spontan mempertahankan tasnya, dan terjadi tarik menarik, karena kalah tenaga korban pun sampai terjatuh dan terseret ke aspal, hingga akhirnya tas berhasil diambil pelaku dan langsung kabur," tutupnya. 

Sementara itu pelaku Viji mengakui perbuatannya.

"Saya menyesal. Rencananya ponsel korban akan kami jual namun kami terlebih dahulu ditangkap," tutupnya.

Editor: Jon Morino